Pilih Mana Blogger atau Wordpress Untuk Menghasilkan Uang Lewat Internet

Mana yang lebih bagus untuk adsense mastah, kata nubie di forum blogger adsense facebook, blogspot atau wordpress? Begitulah yang terjadi ketika kita memulai sebuah bisnis online seperti berjualan dengan toko online, software as service atau membuat blog. Kita akan diberi pilihan menggunakan platform blogger atau wordpress.

Faktanya ada banyak platform yang bisa kita gunakan untuk membuat website seperti toko online, software as service atau blog. Jadi sebenarnya pilihan itu tidak hanya antara dua saja, blogger atau wordpress. Untuk membuat toko online kita bisa menggunakan software seperti prestashop, magento, maupun wordpress + woocommerce.

Untuk membuat blog kita diberikan pilihan untuk menggunakan drupal, joomla, wordpress, ghost, jekyll, weebly, wix dan masih banyak lagi. Disini kita tidak akan membahas kelebihan dan kekurangan masing-masing baik dari penggunaan, permodalan, maupun prospek keuntungan atau return of investment-nya. Kita akan lebih memfokuskan pada dua platform yang paling banyak digunakan di dunia saat ini yaitu blogger.com dan software content management system (CMS) wordpress.

Sebelum membahas lebih lanjut mana platform yang lebih baik untuk digunakan saya mau menjelaskan dulu mengenai apa itu platform blogger dan kenapa saya menambahkan perangkat lunak saat menyebutkan wordpress.

Blogger VS Wordpress: Mana Yang Lebih Bagus Untuk Pemula

Apa itu Blogger?

Kita mulai dengan platform blogger. Istilah blogger yang akan kita gunakan bukan merujuk pada orang tetapi pada sebuah produk layanan yang diberikan oleh Google kepada penggunanya dan dapat digunakan tanpa memungut biaya.

Blogger.com merupakan sebuah platform berbentuk software as service yang awalnya dimiliki oleh phyra labs yang kemudian dibeli oleh Google Inc. Blogger lebih banyak digunakan karena platform ini terintegrasi dengan perusahaan mesin pencari yang paling banyak digunakan didunia, Google Inc. Selain itu penggunaannya pun sangat mudah. Orang awam pun bisa menggunakan blogger untuk menerbitkan tulisannya tanpa harus mengetahui bahasa pemograman. software blogger akan menerjemahkan setiap tulisan, gambar maupun video menjadi kode html untuk bisa ditampilkan dengan menarik.

Kelebihan ketiga yang dimiliki blogger adalah bisa digunakan secara gratis dengan syarat memiliki akun di gmail (software penyedia surat elektronik milik Google). Kelebihan keempat, blogger bisa menggunakan tool google lainnya secara gratis dan bisa diterapkan dengan mudah. Contohnya untuk memverifikasi kepemilikan blog kita cukup menambahkan alamat blog di Google Search Console atau untuk mendapatkan detail mengenai pengunjung atau halaman yang paling banyak dikunjungi kita tinggal menambahkan Google Analytics.

Jika kita memiliki modal untuk membeli domain (alamat website) kita bisa menambahkannya dan blog tersebut terlihat lebih bermodal dibandingkan menggunakan alamat bawaan blogger *.blogspot.com. For your information harga sewa domain murah per tahun itu .COM, .web.id, .biz.id atau .my.id.

Saat blog kita sudah memiliki konten dan juga dikunjungi orang, kita diberikan opsi untuk memonetisasi konten yang terdapat di blog dengan mendaftarkannya di Google Adsense. Konon kabarnya blog yang dibuat dengan platform blogger akan lebih mudah disetujui sebagai bagian dari jaringan periklanan adsense dibandingkan dengan blog yang didaftarkan bukan menggunakan platform blogger.

Sekarang kita akan berlanjut pada perangkat lunak wordpress.

Apa itu Wordpress?

Jika menyebutkan wordpress maka kita akan dibawa kepada dua hal. Satu platform software as service yang dikelola oleh Automattic dan yang kedua software website yang dirilis untuk umum yang bisa didapatkan di wordpress.org. Mungkin ada yang bertanya apa bedanya?

Mudah saja.

Jika kita menggunakan software wordpress yang dikelola oleh automattic, maka kita cukup mendaftarkan alamat email dan mengisi formulir lainnya yang dibutuhkan di wordpress.com. Tapi jangan coba-coba untuk mendaftarkan web tersebut ke program Google Adsense karena Anda tidak dapat memodifikasi bagian HTML untuk menambahkan cuplikan kode yang dibutuhkan untuk hal tersebut.

Platform wordpress yang lumayan terjangkau dan banyak digunakan adalah software cms wordpress. Hanya saja jika kita menggunakan wordpress sebagai platform untuk membuat website maka kita harus menyediakan dua infrastruktur penting terlebih dahulu. Infrastruktur ini dikenal dengan istilah domain dan hosting. Sederhananya, domain itu alamat website sedangkan hosting ruang untuk menginstal software wordpress tersebut.

Dalam tulisan ini saya lebih memfokuskan istilah wordpress pada pengertian kedua yaitu software pembuat website dimana kita harus mengeluarkan modal terlebih dahulu untuk membeli domain dan hosting.

Kelebihan wordpress menurut beberapa penggunanya adalah

  1. dapat digunakan dengan gratis (dibawah lisensi Publik Umum GNL ).
  2. dapat dimodifikasi sendiri sesuai dengan keinginan jika sudah paham core atau inti dari platform ini.
  3. memiliki banyak pilihan tema dan plugin untuk membuat website semakin interaktif dan attraktif.
  4. lebih kuat dalam berkompetisi di halaman indeks google (menurut mantan karyawan Google, Matt Cuts)
  5. lebih terlihat profesional
  6. dapat menggunakan beragam cara untuk mendapatkan uang mulai dari jadi publisher iklan maupun menjual produk
  7. bisa digunakan secara offline dengan menggunakan aplikasi web server seperti xampp.

Menurut informasi di laman wordpress.org saat ini lebih kurang 38% website di seluruh dunia sudah menggunakan platform wordpress. Di tahun 2013 saja detik.com mengutip data dari pingdom menyebutkanjumlah website di seluruh dunia berjumlah 637 juta dengan pertumbuhan 51 juta website setiap tahunnya. Jika melihat data pendaftaran domain .com dan .net dari verisign jumlah website yang sudah dipublish mencapai 9.9 juta website. Berarti saat ini pengguna wordpress lebih kurang berjumlah 3,762 juta.

Sayangnya Google hingga tulisan ini diperbaharui tidak memberikan update berapa jumlah blog yang sudah diterbitkan untuk perbandingan yang adil. Karena 62% lain harus dibagi ke beberapa platform lain dimana blogger juga termasuk didalamnya.

Saat ini kalau kita ingin menggunakan wordpress sebagai dasar untuk website ada banyak perusahaan layanan hosting yang memberikan paket wordpress. Kita bisa mendapatkan sebuah hosting dan domain melalui paket hosting wordpress dengan mengeluarkan modal mulai dari 15 ribu rupiah per bulan atau di sebagian web host menghitungnya 300 ribu rupiah per tahun (belum termasuk pajak). Disinilah para blogger pemula yang ingin mendapatkan uang dari adsense mulai mempertimbangkan dengan matang menggunakan wordpress sebagai platformnya.

Beli Hosting Disini

Google Adsense: Cara Mendapatkan Uang dari Blog Yang Paling Populer

Di internet ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan uang melalui blog yang kita miliki. Contohnya kita bisa menjual barang dengan mengarahkan pembeli untuk bertransaksi di situs e-commerce seperti tokopedia. Ini digunakan untuk yang memulai meng-online-kan bisnis yang memiliki toko di dunia nyata. Tujuannya mendapatkan kepercayaan pembeli bahwa bisnis baru kita bukan penipuan dan meminimalisir kejadian yang bisa merugikan bisnis kita sendiri.

Kita bisa juga membuat halaman khusus untuk transaksi jual beli dengan memberikan detail produk, cara pembayaran, cara pengiriman kepada calon pembeli. Kunci sukses untuk mendapatkan uang melalui blog yang menampilkan produk adalah meraih kepercayaan dari pembeli. Makanya saran saya kita harus mendapatkan kepercayaan tersebut melalui akun tokopedia / bukalapak / lazada dan situs e-commerce lainnya.

Cara ketiga inilah yang kemudian banyak dilakukan orang. Menjadi publisher adsense. Banyak orang yang menggambarkan menjadi publisher adsense itu akan mendapatkan uang dengan mudah melalui blog. Banyak yang menyederhanakan mendapatkan penghasilan melalui adsense itu tinggal buat tulisan lalu diterbitkan kemudian berleha-leha sambil mendapatkan uang di akhir bulan.

Padahal tidak begitu faktanya.

Secara ringkasnya begini cara menghasilkan uang lewat blog dengan Google Adsense.

Pertama website kita harus mengikuti aturan Google Search Console. Baik blog yang menggunakan platform blogger maupun blog yang menggunakan cms wordpress harus mengikuti aturan ini.

Kedua website kita harus mendapatkan banyak kunjungan baik

  • langsung (user mengetikkan alamat blog di kolom alamat browser yang digunakan) atau
  • melalui kunjungan yang berawal dari halaman Google Search, atau
  • melalui kunjungan yang berawal dari halaman media sosial yang kita miliki (facebook page, twitter, link bio di instagram dan lain sebagainya)

Ketiga kunjungan ini akan menjadi uang melalui dua metode. Pertama pengunjung melakukan klik pada iklan banner yang muncul di laman blog atau dikenal dengan bayar per klik (Cost per Click), atau jumlah jumlah tayangan sebuah iklan di sebuah halaman atau bayar per seribu tayang (Cost per Million disingkat CPM) yang disingkat BPS. Umumnya publisher adsense akan menarget mendapatkan penghasilan melalui CPC, karena pengiklan akan lebih besar mengeluarkan modal promosi dibandingkan dengan CPM. Makanya kita tidak asing dengan menu pop-up jika kita berkunjung ke sebuah blog. Ini teknik pemaksaan (yang dilarang oleh Google sendiri) oleh pengelola website kepada pengunjungnya agar ia mendapatkan CPC besar hingga mendapatkan penghasilan.

Namun untuk mencapai tahap ketiga kita harus melalui tahap pendaftaran dan verifikasi. Untuk tahap pendaftaran bisa kita lalui dengan mudah. Cukup mendaftar melalui akun gmail lalu mendaftarkan alamat blog yang kita kelola maka kita akan diberikan sebuah kode untuk ditempelkan ke bagian tag head dari blog.

(Ini alasannya kenapa blog yang beralamatkan *.wordpress.com tidak bisa didaftarkan ke program Google Adsense)

Simpel.

Permasalahan yang sering muncul adalah tahap verifikasi. Secara resmi melalui situsnya di link https://support.google.com/adsense/answer/7402253?hl=id google adsense menyatakan tahap review pengajuan sebagai partner adsense membutuhkan waktu lebih kurang 3 hari atau maksimal satu minggu (7 hari kalender). Kenyataannya….

Banyak calon publisher adsense yang membutuhkan waktu lebih dari sebulan bahkan setahun agar lolos dari tahap review oleh Google Adsense. Saat ini karena sulitnya menembus review kedua dari Google Adsense, mulai marak usaha jual beli akun adsense di media sosial seperti facebook. Harga yang ditawarkan pemilik akun adsense pun beragam. Mulai dari 500 ribu rupiah hingga belasan juta rupiah tergantung dari faktor umur akun itu sendiri, berapa kali akun tersebut menerima penghasilan, dan jenis pelanggaran yang telah dilakukan.

(Harap berhati-hati jika Anda memutuskan untuk membeli akun adsense dari orang lain. Tidak sedikit oknum blogger yang memanfaatkan untuk scamming atau penipuan.)

Bahkan setelah lolos review tahap kedua pun, kita tidak langsung mendapatkan penghasilan yang besar. Tergantung dengan berapa besar pengiklan mau berbelanja iklan di banner yang telah disediakan di web dan berapa besar tingkat kompetisi pengiklan untuk menampilkan iklan di blog kita melalui jaringan Google Ads. Intinya ada banyak faktor yang mempengaruhi penghasilan iklan sebuah publisher.

Hal lain yang membuat wordpress lebih baik dibandingkan dengan blogger adalah pada bagi hasil yang diberikan oleh Google. Blogger.com karena masih menggunakan sumber daya dari perusahaan Google, maka penghasilan yang didapat dari Adsense harus dibagi antara pemilik/pengelola blog dan Google. Istilahnya akun adsense yang didaftarkan melalui blogger.com adalah hosted account atau akun yang menumpang hosting di produk Google. Besarnya bagi hasil antara Google dan pemilik bog biasanya 68:32. Pengelola blog mendapatkan porsi lebih besar dibandingkan Google sebagai pemilik blogger.com. Wajar bukan?

Sebaliknya pemilik/pengelola blog wordpress tidak harus berbagi penghasilan dengan Google. Istilahnya non-hosted account. Jadi untuk potensi penghasilan pemilik web wordpress akan lebih besar. Hal ini dikarena infrastrukturnya diusahakan sendiri. Untuk pemilik akun non-host ada kelebihan sendiri dalam mendaftarkan website kedua untuk program adsense. Yaitu kemudahan untuk review tahap kedua jika mendaftarkan website lain untuk menjadi penayang iklan adsense.

Terkait dengan susahnya menembus review kedua dari Google, para pemilik akun non-host adsense membuka bisnis baru yaitu Joint Venture iklan Adsense.

Dalam jenis bisnis ini, pemilik akun adsense akan membuka kerjasama dengan beberapa blogger yang tidak sabar (atau tidak lolos) verifikasi Adsense. Alamat blog yang didaftarkan adalah alamat blog yang tidak diverifikasi adsense, dan nantinya penghasilan dari iklan adsense akan dibagi menurut akad perjanjian di awal kerjasama. Biasanya syarat blog yang bergabung dengan pemilik akun non-host diharuskan tidak boleh mencurangi dalam bentuk apapun iklan yang muncul.

Fakta Adsense Yang Jarang Dibicarakan Orang

Google Adsense memang akan memberikan penghasilan yang cukup lumayan bagi seorang blogger. Ini fakta yang tak terbantahkan. Beberapa senior blogger bahkan memutuskan untuk berhenti jadi karyawan dan menjadi full-time blogger dengan penghasilan yang ia dapatkan dari Google Adsense. Sayangnya ada satu fakta lagi yang amat sangat jarang dibicarakan.

Fakta yang jarang dibahas atau diperhatian bagi yang tertarik untuk menjadi bagian dari Google Adsense adalah betapa mudahnya Google memutus kerjasama dengan publisher adsense. Bahkan yang bertahun-tahun menjadi publisher adsense, Google bisa memutuskan kerjasama dengan alasan tertentu oleh Google. Hal ini baru saja dialami oleh blogger senior yang dikenal dengan panggilan mas Sugeng. Kejadian ini diposting melalui laman facebook page beliau baru-baru ini.

Bahkan ada rumor di Internet jika Google sudah memetakan beberapa blogger untuk diputus kerjasamanya. Dari rumor tersebut blogger yang ditargetkan untuk diputus partnership dengan Adsense memiliki penghasilan lebih dari 10.000 US dolar. Biasanya pemutusan kerjasama ini dikarenakan publisher melanggar ketentuan-ketentuan yang telah digariskan oleh pihak Adsense. Hanya saja kebanyakan publisher merasa tidak melakukan pelanggaran seperti yang disampaikan oleh Google dalam notifikasi yang diberikan via email ke masing-masing pubsliher yang terdampak.

Permasalahan kedua setelah mendapatkan notifikasi penghentian kerjasama, saldo penghasilan adsense yang sudah terkumpul sebelum notifikasi muncul tidak diberikan kepada publisher. Pastinya nyesek kalau hal ini terjadi. Seakan-akan usaha kita selama ini mendukung para pengiklan di hapus oleh Google dengan alasan yang dibuat-buat.

Kesimpulannya

Saya sendiri mengalami pengalaman yang lumayan pahit dengan Google Adsense. Ketika orang-orang sudah mendapatkan uang secara rutin melalui blognya melalui adsense, saya malah baru merasakan dua kali “gajian” melalui program adsense. Itu pun dengan menggunakan platform wordpress dan jika dibandingkan dengan modal yang sudah saya keluarkan untuk memperpanjang domain dan hosting, hasilnya sangat jauh. Kalau menggunakan istilah sekarang, saya sudah membakar uang untuk serius mendapatkan uang melalui program adsense selama mengelola blog dengan platform wordpress.

Kalau dibandingkan dengan blog yang menggunakan platform blogger sekarang (kandra.id), saya menyimpulkan lebih baik menggunakan wordpress untuk adsense dibandingkan dengan menggunakan blogger.com.

Dengan berbekal web berbahasa Indonesia dan topik yang beragam (baca: multi niche) jangan harap kita akan mendapatkan penghasilan yang besar. Penyebabnya menurut pengelola panduanim.com, darmawan, adalah nilai belanja iklan yang berbanding lurus dengan kuatnya belanja online orang Indonesia yang masih rendah. Tingkat belanja masyarakat Indonesia menurut beliau masih rendah dibandingkan masyarakat bule. Karena itu mas Darmawan, lebih memfokuskan membuat blog berbahasa Inggris dibandingkan dengan blog berbahasa Indonesia.

Tapi sekarang startup Indonesia saja sudah ada berstatus decacorn dan lebih kurang ada sepuluh yang berstatus unicorn. Nilai transaksi di tokopedia bahkan konon kabarnya mencapai trilyunan rupiah. Apakah hipotesa pengelola panduanim.com masih relevan? Ini butuh kajian lebih mendalam.

Meskipun begitu ada sebagian kecil blogger yang rezekinya lebih baik dibandingkan saya. Contohnya saja blog klikmania.net yang dimiliki oleh Gani Bastian. Blog klikmania telah mampu membuka lapangan pekerjaan dengan memberikan gaji untuk penulis tetap di web tersebut. Sebelum membuka lowongan penulis tetap di klikmania.net, konten di web tersebut ditulis dan diterbitkan oleh mas Gani sendiri. Setelah penghasilannya lebih dari 10 US Dolar per hari, barulah mas Gani mempertimbangkan untuk membuka lowongan penulis tetap di klik mania.

Klikmania.net awalnya menggunakan blogger. Karena tidak berkembang mas Gani kemudian memindahkan kontennya ke platform Wordpress. Barulah setelah menggunakan wordpress, blog klikmania.net berkembang dengan pesat.

Apakah blogger tidak lebih baik daripada wordpress untuk mendapatkan uang dari blog?

Tidak juga.

Blog yang beralamatkan di bangizaltoys.com misalnya. Bang Izal masih setia dengan platform blogger dan belum punya niat untuk menggunakan wordpress. Awalnya menurut pengakuan beliau memang susah untuk dapat lolos di review kedua, namun setelah menggunakan alamat sendiri (custom domain) hingga saat ini penghasilan dari iklan adsense sudah menutupi biaya operasional blognya, dalam hal membayar sewa jaringan indihome (or yang dulu dikenal dengan telkom speedy). Salah satu poin untuk mendapatkan penghasilan adsense dari blog berplatform blogger menurut beliau adalah PROMOSI KONTEN. Dengan berpromosi akan lebih mudah blog kita dikenal dan jangan asal promosi. Usahakan blog dipromosikan kepada non-blogger, karena jika dipromosikan kepada blogger CPC tidak akan pernah tinggi karena sudah mengetahui klik iklan berarti uang masuk untuk pemiliknya.

NB:

Meski masih banyak yang merekomendasikan Adsense sebagai awal untuk mendapatkan uang secara digital, banyak blogger senior yang mulai mengedukasi pengunjung yang tertarik untuk memulai usaha melalui blog (baca: blogger pemula) agar memulai bisnisnya sendiri dengan cara lain. Saya pribadi mendukung usaha para blogger senior ini.

Blogger pemula bisa menjadi dropshipper atau reseller sebuah produk akan membuat Anda betul-betul pegang uang dibandingkan angka di dashboard adsense yang entah kapan menjadi uang tunai. Untuk platform yang digunakan lebih baik menggunakan wordpress karena banyak pilihan plugin dan tema yang bisa disesuaikan jika kita akan menggunakan adsense sekaligus sebagai dropshipper/reseller.

Semoga Anda sudah mendapatkan wawasan dan mendapatkan jawaban atas pertanyaan mana yang lebih bagus blogger atau wordpress?

Show comments
Hide comments

2 comments:

  1. Saya punya dua-duanya.
    Blogspot punya dan wordpres juga punya. Niatnya hanya ingin mengetahu tentang kode-kodenya
    Dan keduan memang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Walau sebenarnya WP lebih unggul.
    Soal adsense manarik sekali ya, emang hal faktanya google mudah sekali memutus hubungan tanpa perincian yang jelas. Jadi pemiliknya tak tahu letak kesalahannya. Terlalu umum email peringatannya. Sehingga pemilik blog tidak bisa membenahi letak kesalahannya.
    Saya sudah beberapa mengajukan banding, tetap gagal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ane kira om cuma punya blog di blogger loh. Luar biasa. Bagi cara pengaturan pengelolaan waktu posting dan maintain Ance ya om.

      Delete

Komen di bawah ini ya gais