Cara Membuat Toko Online Gratis Selamanya Untuk Mulai Bisnis Online di Tahun 2019

Bagaimana memulai usaha tanpa harus mengeluarkan banyak modal? Pertanyaan ini yang selalu mengganggu saya beberapa bulan belakangan ini. Ternyata pertanyaan ini juga mengganggu kebanyakan orang yang ingin merubah nasibnya dari seorang karyawan menjadi seorang pebisnis. Sebagai karyawan di sebuah perusahaan asuransi di grup yang cukup besar, gaji yang saya terima hampir dibilang tidak cukup untuk menafkahi keluarga. Bahkan karena hal ini hampir saja rumah tangga kami pecah. Penyebabnya tidak lain karena penghasilan istri saya lebih besar dari penghasilan saya sendiri. Pencarian saya untuk menyelesaikan permasalahan keuangan ini akhirnya berakhir dengan satu jawaban: Saya harus membuat usaha sendiri. Tidak hanya untuk menambah penghasilan saya saat ini tetapi juga untuk investasi saya kedepannya jika saya sudah tidak bekerja lagi. Dengan berbekal sedikit pengetahuan tentang website, karena selama ini biasa menulis dan memodifikasi template blog, saya coba untuk membuat toko online dan memulai bisnis reseller beberapa produk.

Di era industri 4.0 ternyata untuk membuat sebuah toko kita tidak harus memiliki banyak modal. Bahkan kita TIDAK wajib menyewa sebuah toko di pinggir jalan atau lapak kecil di sebuah mall. Cukup bermodal smartphone atau laptop dan kuota internet kita bisa memulai usaha sendiri dengan membuat sebuah toko untuk memasarkan produk yang akan kita jual. Bahkan kalau tidak mau menggunakan website ecommerce sendiri, kita bisa menggunakan aplikasi/situs media sosial yang kita miliki saat ini untuk menjual produk. Saya sendiri memiliki beberapa kontak di akun media sosial yang selalu memposting status yang bersifat jualan. Frekwensinya postingannya pun bisa dibilang sangat sering, hingga saya berpikir: “ini orang emang tidak punya kerjaan lain selain update status ya?”

Tidak bisa kita pungkiri banyak orang menghabiskan waktu dengan aplikasi / situs media sosial yang mereka miliki. Seorang trainer UKM, Jaya Setiabudi, mengatakan jika semut (baca: calon pembeli) saat ini berada di media sosial. Maka untuk menjual produk kita harus berada di tempat semut berkumpul. Situs facebook, instagram, twitter dan aplikasi pesan instant seperti messenger, whatsapp, telegram menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia di era 4.0.

Facebook bahkan memberikan fasilitas untuk membuka toko online gratis bagi penggunanya yang membutuhkan. Cara membuat toko online gratis facebook sangat mudah. Syarat minimal adalah anda sudah memiliki akun facebook personal dan juga sudah membuat akun halaman facebook. Cara membuat halaman facebook (facebook page) untuk nantinya menjadi toko online bisa anda temukan di halaman dukungan facebook untuk disini.

Apakah cukup dengan menggunakan template Belanja di halaman facebook page atau Instagram Business Page?

Untuk awal-awal sudah. Kita tinggal menambahkan postingan yang mendukung untuk penjualan produk, katalog produk, cara pembelian dan pembayaran. Bahkan mungkin kalau ada kelebihan dana kita bisa menggunakan iklan facebook untuk berpromosi.

Hanya saja Mas J, panggilan untuk Jaya Setiabudi, menambahkan kalau bisa kita harus memiliki toko online sendiri. Di industri 4.0 sekarang yang menjadi dasar untuk berkembang sebuah usaha adalah database dari pengunjung dan pembeli. Apa maksud database pelanggan ini?

Ketika kita menjual sebuah produk, secara tidak sadar kita telah menentukan siapa target pembeli yang cocok untuk produk kita tersebut. Produk kita tersebut diharapkan untuk memberikan solusi bagi orang dengan rentang usia tertentu, atau untuk jenis profesi tertentu, atau untuk jenis kelamin tertentu, hobi, dan lain sebagainya.

Jika kita hanya mengandalkan toko online di facebook atau instagram atau mungkin toko yang di marketplace besar, kita tidak bisa mendapatkan informasi detail tentang siapa pembeli kita tersebut karena etikanya database tersebut harus menjadi ranah privat dari seseorang dan ketika kita masuk ke ranah tersebut kita harus mendapatkan izin dari orang yang bersangkutan. Melanggar ranah ini dapat membuat kita terjerat konsekuensi hukum yang berat. Maka database pelanggan yang membeli barang di toko online media sosial kita dan marketplace tidak akan diberikan kepada kita sebagai penjual atau pemegang akun dari marketplace / sosial media.

Dari keadaan diatas maka Mas J sangat menyarankan untuk membuat toko online sendiri. Dengan infrastruktur yang tepat dan tool yang sesuai kita tidak hanya bisa mendapatkan pembeli produk tetapi juga database dari pembeli produk.

4 Situs Yang Bisa Digunakan Untuk Membuat Toko Online Gratis Tanpa Harus Tahu Ilmu IT

Kebanyakan orang yang menerima pendapat bahwa memiliki toko online sendiri merasa ngeri harus membuat website ecommerce sendiri. Apalagi jika pemilik produk tidak memiliki latar belakang pengetahuan atau pendidikan di bidang Informasi Teknologi. Padahal dengan menggunakan salah satu dari empat situs yang saya rekomendasikan berikut kita bisa mendapatkan toko online tanpa harus mengerti teknikal sebuah website dan tak perlu modal besar seperti membeli domain atau membeli hosting.

Berikut beberapa situs layanan yang dapat dimanfaatkan untuk membuat toko online pertama Anda

  1. Weebly

    Situs layanan ecommerce yang muncul pertama kali dalam ingatan saya untuk digunakan sebagai toko online adalah weebly. Situs ini sangat mudah digunakan dan bisa digunakan dengan gratis. Bahkan dengan situs gratis kita bisa memanfaatkan beberapa fitur toko online yang sangat eksklusif seperti pemberian diskon untuk pembeli pertama, pemberian voucher diskon untuk total harga pembelian, dan masih banyak lainnya.

    Situs weebly merupakan layanan as software yang banyak diperjual belikan oleh beberapa hosting di Indonesia. Sifatnya yang sangat mudah digunakan bahkan oleh orang yang minim atau tanpa ilmu IT membuat software ini banyak digunakan oleh pemilik produk baik di Indonesia maupun di luar negeri. Saya menyarankan untuk mendaftar dari salah satu reseller weebly seperti exabytes karena nantinya Anda akan mudah untuk mengupgrade paket saat Anda membutuhkannya.

    Dengan weebly premium, kita dapat menggunakan email perusahaan. Selain itu kita juga bisa mengatur template email sebagai ucapan selamat datang, atau pengingat jika ada transaksi yang belum selesai.

  2. Wix

    Situs wix.com merupakan salah satu layanan web yang bisa digunakan untuk membuat toko online sendiri. Kita bisa memiliki toko online dengan memanfaatkan tema toko online yang sudah ada di dalam situs ini. Dengan fitur drag and drop kita bisa membuat tampilan sendiri yang berbeda dengan tema bawaan wix. Untuk tema bawaan, sudah dipersiapkan agar mobile friendly yaitu tema dapat beradaptasi dengan pengguna yang mengakses melalui perangkat mobile semisal tablet dan smartphone.

  3. Google Sites

    Google Sites merupakan produk Google untuk membuat website tanpa koding. Produk ini digunakan untuk saling berbagi antar anggota dalam tim di sebuah perusahaan. Dengan sentuhan yang tepat kita bisa menggunakan produk Google ini sebagai halaman toko online. Catatan: Google Sites berhubungan langsung dengan Google Drive. Jadi kita mendapatkan ruang kosong kurang lebih 13 GB yang akan dibagi dengan Google Sheet, Google Docs, Google Foto, Google Form dan lain sebagainya.

  4. Google Bisnisku / Google My Business

    Google My Business atau Google Bisnisku merupakan produk Google yang dikhususkan untuk para pemilik bisnis offline yang memiliki toko fisik. Dengan mendaftarkan bisnis di Google My Business kita akan masuk dalam listing Google dan memperbesar kemungkinan produk yang kita tawarkan / yang kita jual ditemukan oleh target pasar di sekitar tempat toko fisik kita berada. Untuk meningkatkan tampilan toko kita juga bisa memanfaatkan fitur membuat situs gratis yang lebih berfungsi sebagai profil bisnis / profil perusahaan. Meskipun demikian Google My Business memiliki fitur baru yang masih dalam tahap ujicoba yang bisa digunakan untuk men-display produk yang akan ditawarkan. Cara menggunakan fitur product di GMB ini hampir sama dengan fitur yang diberikan marketplace ketika anda membuat akun. Ada kategori produk, nama merek dari produk, foto produk, deskripsi produk, harga produk dan juga tombol aksi atau CTA.

Kesimpulan

Kalau mau ditelusuri lagi kita akan menemukan banyak lagi situs yang menawarkan layanan untuk membuat website ecommerce gratis. Saran saya cukup gunakan satu saja dari beberapa daftar situs yang saya sampaikan diatas untuk memulai bisnis online dan menjual produk.

Post a Comment

0 Comments