Inilah Alasan Kenapa Domain Penting Untuk Bisnis di Industri 4.0

Kalau bisnis anda sering dicari orang melalui google, maka jawabnya penting bahkan mungkin wajib. Kalau bisnis Anda tidak perlu dicari orang maka jawabnya tidak. Simpel kan?

Apa maksud dari bisnis yang tidak perlu dicari orang? Misalnya Anda penyedia kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan orang seperti odol atau pasta gigi. Produk tersebut sudah banyak tersedia di warung-warung kelontong milik tetangga Anda bahkan di warung-warung kelontong di daerah lain. Maka Anda tidak perlu untuk memiliki sebuah domain.

Namun kalau produk Anda dicari oleh konsumen melalui situs google, yahoo, ataupun situs lainnya. Ada baiknya Anda memiliki sebuah domain. Pertanyaannya bagaimana cara mengetahui kalau produk anda itu banyak dicari orang melalui situs-situs yang saya sebutkan tadi?

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan. Pertama tanpa alat tambahan alias murni dari situs itu sendiri. Disini saya akan mencoba untuk mencontohkan menggunaan situs google.co.id. Saya menggunakan situs dengan ekstensi akhir .co.id ini agar hasil pencarian lebih lokal dibandingkan dengan menggunakan alamat google.com.

Misalnya anda memiliki bisnis sewa freezer yang khusus untuk digunakan sebagai penyimpan asi perah. Target pasar anda tentu saja wanita yang baru saja melahirkan. Coba anda ketikkan di situs google.co.id sewa freezer [nama kota domisili]. Berapa hasil yang anda dapatkan melalui pencarian tersebut?

Google akan menginformasikan berapa jumlah informasi yang terkait dengan kata “sewa freezer jakarta” yang mereka temui di internet. Jika jumlah informasi yang ada di dalam database google memiliki range lebih dari seribu dan dibawah 5 ribu, itu artinya bisnis sewa freezer Anda harus memiliki alamat sendiri di internet.

Mungkin bahkan Anda akan menemukan kompetitor bisnis anda di halaman hasil pencarian google Indonesia. Jika itu terjadi langkah selanjutnya yang mungkin harus anda lakukan adalah cek apakah kompetitor anda sudah memiliki nama domain dengan kata “sewa freezer” didalamnya. Kalau belum segera daftarkan nama domain tersebut ke rumahweb.

Kalau ternyata sudah ada yang mendaftarkan alamat sewafreezer.com, coba cari lagi dengan menambahkan nama perusahaan atau brand produk anda. Seperti Jcsewafreezer.com. Ini layanan sewa freezer yang sudah dua kali saya gunakan untuk membantu saya dan istri memastikan putra dan putri kami mendapatkan asi selama dua tahun seperti yang disarankan oleh Nabi dan juga Dokter.

Kalau anda masih ragu dengan jumlah yang disebutkan oleh google indonesia, coba pastikan dengan mencari berapa rata-rata volume pencarian untuk sewa freezer di tool riset gratis neilpatel.com/ubersuggest. Informasi yang diberikan oleh tool tersebut mendekati hasil yang mungkin akan anda dapatkan jika Anda beriklan di Google Adwords. Ubersuggest menjadi alternatif terbaik karena tool yang paling banyak direkomendasikan sebelumnya, Keyword Planner yang terintegrasi dengan Adwords, tidak bisa lagi digunakan tanpa membuat sebuah kampanye iklan. Maksud saya Anda harus betul-betul membuat iklan di Adwords baru google akan memberikan data mendekati pasti jumlah pencarian produk sewa freezer per bulan.

Berdasarkan survei yang dilakukan asosiasi penyelenggara jasa internet indonesia, pengguna internet di Indonesia tahun 2018 sebesar 171,17 juta jiwa dari total penduduk 200 juta lebih. Artinya apa? Pangsa pasar di Indonesia itu sangat besar. Dan jika dulu untuk mendapatkan pangsa pasar tersebut sebuah perusahaan harus mengeluarkan modal hingga miliaran rupiah dengan beriklan di televisi, koran, radio, dan membuat sebuah even.

Sekarang dengan modal seratus ribu lebih dikit produk kita bisa berpromosi dalam memperkenalkan produk, mengedukasi pasar dan pastinya mempromosikan bisnis yang kita miliki ke pasar yang kita targetkan dengan menggunakan media sosial dan gadget yang dimiliki oleh calon pembeli. Bahkan ada beberapa pebisnis yang berpikir tidak memerlukan domain dan lebih fokus untuk membangun akun sosial media yang dimilikinya.

Pemikiran ini tidak sepenuhnya salah. Kenapa? Dengan memiliki sebuah alamat di internet berarti harus membangun sebuah website. Untuk membangun sebuah website butuh latar belakang pengetahuan mumpuni terhadap teknologi tersebut. Berarti seorang pebisnis harus mengalokasikan waktunya untuk belajar ilmu baru dan sekaligus mempraktekannya.

Bagi Anda yang belum memiliki website dan baru memaksimalkan promosi dan penjualan melalui akun bisnis di media sosial, pesan mentor bisnis UKM Jaya Setiabudi dalam video berikut semoga bisa membuka wawasan;

Sebagaimana yang disebutkan oleh Mas J dalam video diatas, trafik atau calon kustomer potensial Anda berada di layar 5.5 Inch alias perangkat mobile yang mereka miliki. Baru-baru ini survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Penyedia Internet Indonesia menyebutkan penduduk Indonesia yang sudah mengakses internet sebesar 60% dari total penduduk. Kepercayaan masyarakat untuk bertransaksi online pun meningkat dari tahun 2018. Ada banyak canel yang bisa dimanfaatkan mulai dari media sosial hingga marketplace. Namun menurut saya paling penting adalah bagaimana kita mengontrol masa depan kita dengan mengontrol database pelanggan.

Mau tidak mau Anda harus membuat toko online. Tak bisa membuat toko online, gunakan platform toko online seperti yukbisnis.com atau jejualan.com. Sudah banyak platform toko online dengan fitur yang lengkap sebagaimana yang dimiliki oleh marketplace besar seperti tokopedia maupun bukalapak.

Jadi bagaimana menurut Anda, penting ga domain untuk bisnis Anda?

Post a Comment

3 Comments

  1. Salam kenal, moga makin sukses ni blog

    ReplyDelete
  2. Toko online sekarang memang diperlukan. Demi menunjang keberadaan toko offline. Konsumena akan lebih percaya.
    Dan saya setuju dengan uraian diatas, tidak semua toko harus punya domain. Pastinya pemilik toko tahu lah, apakah layak punya domain atau tidaknya.

    ReplyDelete

Mari berdiskusi dengan sehat.