Coba SosiaGo Influencer Marketing Tingkatkan Awareness BRAND ke Konsumen

60 detik dapatkan buzzer atau endorser campaign Anda

Udah pernah coba sosiago Influencer Marketing belom?, tanya saya pada seorang teman bekerja di unit business development sebuah bank syariah di Jakarta.


Huh? Apaan tuh? ujar teman saya.


Wah kesempatan nih pikir saya. Lumayan kalau teman saya yang bekerja di bank syariah tersebut bisa ngiklan di www.kandra.id secara rutin. Biaya maintainance blog akan lebih mudah.


Gini bro, jelas saya, gue adalah influencer yang tergabung di SosiaGo. Sudah hampir setahunan gue gabung dengan situs tersebut sebagai influencer. Sebagai member sosiago gue sangat rekomendasiin supaya lu coba sosiago influencer marketing.


Lu kan tau kalau gue suka menulis berbagai macam hal di blog. Tahun lalu waktu mataharimall.com baru launching, gue diundang ke acara launching program affiliasi untuk blogger di salah satu hotel di Bekasi. Di acara itu selain mataharimall ternyata ada start up lain yang bernama iblogmarket.


Dalam sebuah sesi pemilik Iblogmarket menjelaskan bagaimana cara kerja platform tersebut dan juga keuntungannya bagi para blogger untuk berpartisipasi. Simpelnya dari paparan panjang tim iblogmarket yang gue tangkap. Gue yang bergabung sebagai influencer di iblogmarket cuma harus nerbitin artikel dari brand (advertiser) yang bekerjasama di iblogmarket, trus laporin konten yang udah gue terbitin tersebut ke advertiser, dan diakhir minggu gue mendapatkan imbalan dari hal tersebut.


Nah, sekarang iblogmarket itu bernama SosiaGo. SosiaGo versi iblogmarket 2018.


Trus gimana cara kerjanya buat gue?


Saya langsung ambil hape, trus mengetikkan alamat sosiago.id di chrome mobile.


Coba deh lu daftar sebagai advertiser di sosiaGo. Cara daftar sosiago tidak beda jauh dengan cara daftar iblogmarket. Mudah banget. Tinggal isi aja formulirnya. Ntar gue kasih tau dalemannya.


Gue pinjem id lu aja deh.


Maaf bro, bukannya gak mau. Tapi gue gak punya akun sosiago sebagai advertiser. I'm Influencer. Gue partner advertiser seperti lu untuk mempromosikan brand dan produk melalui konten di blog. Kalau lu mutusin buat coba sosiago influencer marketing ya.


Setelah mengkonfirmasi pendaftaran sebagai advertiser di sosiago, teman saya pun mencoba untuk login.


Trus gue ngapain lagi nih, tanya teman saya.


coba dashboard sosiago
Dashboard advertiser Sosiago

Sekarang lu bikin kampanye iklan yang lagi lu butuhin, jawab saya. Contohnya lu bisa bikin campaign #AyoHijrah ala Bank Muamalat. Menurut gue campaignnya menarik. Coba aja lu perhatiin frontline bank syariah dan bank konvensional.


Apa bedanya?


Teman saya bingung dengan pertanyaan saya. Maka saya melanjutkan.


Perbedaan paling mencolok antara bank syariah dan bank konvensional adalah betapa sepinya kantor bank syariah dengan transaksi nasabah. Kalau diperhatikan populasi manusia di lobi bank konven lebih banyak dibandingkan bank syariah.


Kalau lu mau jujur, hampir bisa dipastikan penghuni yang berada di lobi bank lu cuma karyawan saja.


Bener juga, kata teman saya.


Tugas lu bikin masyarakat berbondong-bondong datang ke bank lu buat merubah cara mereka bertransaksi.


Pilih dah tuh influencer di facebook, twitter, instagram dan youtube.


pilih influencer
Pilih Influencer

Lu tau gak masalah di industri keuangan syariah, kata saya pada teman yang kini menimbang-nimbang nama influencer beserta aset digital yang ingin ia gunakan. Masalah terbesar di industri keuangan syariah adalah tidak percayanya target market pada transaksi yang berlangsung di bank maupun asuransi syariah. Sebagian besar masyarakat masih menganggap transaksi di bank syariah sama saja dengan transaksi di bank konvensional.


Bedanya cuman pelabelan transaksi saja. Bunga di konven, nisbah atau bagi hasil di bank.


Wah beda lah bro. Konsep dan sistem perbankan syariah itu ga sama dengan konven. Lu liat dah bagaimana cara kerja perbankan syariah dalam produk tabungan maupun dalam produk pembiayaan. Sangat jauh berbeda dengan transaksi dengan bank konven bro. Lu baca deh di web gue. Ada dalil dari Al Quran dan juga Hadist Nabi. Ga cuma itu dalilnya juga mencakup ijtihad ulama terhadap produk perbankan gue.


Nah disitu sosiago bisa bantu elu sob.


Ketika sumber resmi tidak cukup menjangkau pangsa pasar, lu coba deh liat di dashboard siapa yang biasa bicara ekonomi syariah lalu liat bagaimana interaksi influencer tersebut dengan komunitasnya. Lu bisa bekerjasama dengan influencer tersebut. Jelas saya. Informasi yang ada di dashboard Sosiago pun lengkap. Lu bakal tau dia biasa ngomongin topik apa, berapa jumlah folowernya, engagement pembacanya, dan banyak lagi. Lu juga ga usah pusing buka harga berapa. Masing-masing para influencer udah netapin biaya kerjasamanya di aset digitalnya masing-masing.


Gimana gue tahu kalau influencer yang gue ajak kerjasama sesuai dengan ekspektasi?


Jujur bro, gue ga bisa menelaah sampai kesitu. Lu kan tau sendiri Key Performance Indikator sebuah campaign digital itu banyak. Minimal lu bisa targetin Brand atau Produk Awareness. Misal lu pengen dalam satu minggu terakhir artikel tentang beda transaksi di bank syariah dan di bank konvensional mengalahkan kompetitor bank syariah saat ini di situs google. Lu tinggal kirim artikel yang udah lu siapin dengan anchor text yang lu mau ke pihak influencer yang menggunakan blog, seperti gue. Nanti influencer tinggal edit dikit kata-katanya sehingga rasa artikelnya "dia" banget, trus dia nambahin gambar dan link yang lu butuhin. Nah lu tinggal liat aja di dashboard berapa orang influencer yang bekerja dengan cepat.


task monitoring platform sosiago
Monitoring Campaign yang di accept influencer

Gue titip pesan aja yak. Kalau diapprove cobain Sosiago Influencer Marketing, jangan lupa pake blog gue, kandra.id, buat promosi. Sering-sering juga boleh.