Memanfaatkan Waktu

Kepikiran lagi buat jualan buku lagi tapi masih terhambat modal, waktu dan tenaga. Anak udah dua, rumah belum ada, karir sepertinya mentok ga bisa kemana-mana.

Rasanya 24 jam sehari itu ga cukup atau manajemen waktu saya yang salah?

Pastinya jawaban yang dikasih sama teman-teman adalah yang terakhir. Soalnya ada yang lebih berat dibanding saya tugasnya tapi masih bisa membagi waktu untuk belajar, berdiskusi, dan berjejaring.

Tokopedia, Bukalapak, Gojek tidak sesukses sekarang saat muncul. Hanya karena teknologi yang sudah menyebar ketiganya mendapatkan posisi on the top.

Hal lain yang mesti disyukuri adanya waktu untuk kembali menulis. Hampir sebulan lebih saya tidak menerbitkan tulisan baru di beberapa blog. Waktu merupakan aset berharga yang hilang.

Alhamdulillah kemaren akhirnya bisa pecah telor dengan membuat sebuah tulisan berdasarkan pengalaman menggunakan aplikasi XAMPP portabel.

Sebuah permasalahan yang saya alami sendiri berhasil saya temukan solusinya dengan membaca beberapa tutorial di internet. Lebih lanjut masalah yang saya alami begitu juga solusi yang saya dapatkan coba saja baca tulisan tersebut disini.

Kembali membagikan masalah dan informasi yang saya alami sebagai seorang yang belajar tentang website rasanya menjadi hal penting di tengah semakin tajam persaingan dalam komunitas blogger. Saya mencoba untuk melupakan teknik spinning articles, rewrite dan sejenis agar lebih enjoy dalam beraktifitas sebagai blogger. Soalnya kalau mikirin target pendapatan dari iklan rasanya sudah ga kuat untuk ngeblog.

Biaya ngeblog semakin hari semakin mahal dan tidak sebanding pemasukan dengan pengeluaran. Namun saya harus terus melanjutkan aktifitas ini, saya percaya blog yang saya bangun akan menjadi investasi terbaik saat saya tidak bekerja nanti. Mungkin juga suatu waktu saya akan menerbitkan sebuah buku tentang pengalaman saya selama menulis dan mendapatkan uang dari kegiatan ini.

Sementara saya tetap belajar mengenai segala hal tentang website dan juga digital marketing, beberapa orang teman dekat meminta bantuan saya untuk membangun aset digital mereka.

Waktu. Bagaimana cara saya memanfaatkannya dengan baik agar bisa mencapai kesuksesan dunia dan akhirat.