CARA KERJA CRYPTOMININGFRAM: Catatan Newbie

Saya sendiri tertarik dengan cryptocurrency setelah membaca ulasan yang diberikan oleh teman blogger di alamat omteloletblog.com. Ketertarikan saya dengan alternatif alat pembayaran yang digunakan saat ini juga dikarenakan adanya kesempatan untuk berinvestasi jangka panjang.
Dengan kondisi ekonomi yang sepertinya harga barang semakin membumbung tinggi, saya yang sudah dikaruniai dua orang anak (satu lagi insya Allah hadir di bulan Agustus atau September) butuh untuk mempersiapkan masa depannya dengan lebih baik.

Jangan sampai anak-anak saya di masa depan mendapatkan kesulitan-kesulitan yang saya hadapi sekarang.

Bagaimana cara saya mendapatkan satu mata uang crypto yang akan saya gunakan untuk berinvestasi bagi anak-anak saya?

Dari beberapa artikel yang saya baca, untuk mendapatkan mata uang kripto kita harus melakukan apa yang disebut dengan menambang uang digital atau mining bitcoin (salah satu jenis mata uang digital). Istilah menambang dalam konteks cryptocurrency adalah “komisi” yang didapatkan setelah menyelesaikan sebuah enkripsi transaksi antara A dan B. Ini pemahaman saya kalau mau lebih lengkap tentang menambang bitcoin coba baca artikel dari id.techasia.com.

Untuk menambang mata uang kripto ini, kita butuh sumber daya seperti listrik, koneksi internet dan juga komputer. Mungkin teman-teman pernah baca di kompas perihal sebuah perusahaan kartu grafis terkenal membuat himbauan kepada para dealer mereka agar menjual kartu grafis (VGA) kepada gamer karena kartu grafis yang selama ini menjadi jagoannya gamer untuk bermain game dengan nyaman sangat dibutuhkan untuk komputer yang digunakan untuk menambang bitcoin dan kawan-kawan.

Berapa harga komputer yang digunakan untuk menambang mata uang kripto?

Coba saja teman-teman melakukan pencarian dengan kata kunci menambang bitcoin atau mata uang kripto lainnya. Maka nanti teman-teman akan menemukan hasil akun salah satu e-commerce yang menjual perangkat untuk menambang uang digital ini. Coba saja lihat harga yang diberikan untuk perangkat tersebut.

perangkat cryptominingfarm yang dijual bebas
Perangkat Menambang Mata Uang Crypto. Foto: Dokumen Pribadi
Jika tidak punya modal 30 sampai 50 juta untuk beli perangkat yang dibutuhkan, maka pilihan yang paling mungkin dilakukan adalah bergabung dengan situs yang khusus beroperasi dalam kegiatan penambangan mata uang kripto seperti cryptominingfarm.io.

Situs Cryptominingfarm.io merupakan sebuah situs yang beroperasi untuk menambang mata uang crypto yang berbasis teknologi cloud. Situs ini berada di bawah bendera Lifetime Technology Company Limited yang berbasis di Thailand dan sudah beroperasi semenjak tahun 2014. Sejauh ini saya melihat kalau situs ini menjalankan bisnis dengan legal. Saya belum menemukan informasi jika operasional dari situs ini bersifat scam atau penipuan. Setidaknya dari forum bitcoin Indonesia situs mining mata uang kripto asal Thailand tersebut masih legit menjadi alat investasi melalui menambang bitcoin.

Untuk dapat bergabung dengan situs cryptominingfarm dan mendapatkan bagian dari kinerja mereka dalam menambang (memecahkan algoritma transaksi elektronik peer to peer) kita cukup mendaftar di situs tersebut dan berinvestasi dengan memilih jangka waktu penambangan yang kita inginkan.
Ada enam jangka waktu yang ditawarkan oleh cryptominingfram mulai dari 3 bulan hingga seumur hidup. Kalau teman saya di membuat artikel ulasan tentang cryptominingfram ini menyarankan agar saat mendaftar kita langsung membeli layanan mining dengan 20 ghs. Jadi total hashrate yang akan kita terima sekitar 70 ghs.

Apa itu GHS?

Dari artikel yang bersumber di alamat https://medium.com/@tanu2534/cryptomining-farm-virtual-bitcoin-mining-c8c16af8be8e GHS adalah Virtual Mining Hashrate. Virtual karena berbasis cloud cryptominingfarm tidak memiliki perangkat fisik Asics.

Hash rate sendiri menurut artikel dari indodax.com (d/h bitcoin.co.id) adalah alat ukur yang digunakan untuk memproses transaksi yang dimiliki oleh jaringan mata uang kripto.

Situs ini menawarkan kecepatan mendapatkan bitcoin saat pertama kali mendaftar kepada pengguna pertama sebesar 50 GHS. Jadi jika menambahkan 20 GHS ketika pertama kali mendaftar, kita akan mendapatkan peningkatan penghasilan dibandingkan hanya bertahan di 50GHS.

Saya sendiri mendaftar di situs cryptominingfarm ini tanggal 26 juli 2018 dengan akun standar (mendapatkan 50 GHS gratis), dan hingga akhir bulan Juli ini, 31 Juli 2018 saldo bitcoin saya di situs tersebut 0.00002776 atau kalau dirupiahkan sekitar IDR 3.254.
Foto: Dokumen Pribadi

Tentu saja saya masih belum bisa untuk melakukan withdrawal karena persyaratan WD cryptominingfarm ini cukup ketat bagi akun gratisan seperti yang saya miliki. Menurut aturan yang berlaku di cryptominingfarm, pengguna dengan kategori free trial seperti saya dapat melakukan withdrawal jika saldo sudah mencapai 0.005BTC (IDR 586,239.19) dan juga dikenakan bea transaksi sebesar 0.0005BTC (IDR 58,623.92).

Minggu ini free trial saya berakhir, dan sepertinya menurut peraturan yang berlaku saya harus berinvestasi 20 GHS sebesar 0.002239 Bitcoin untuk tetap lanjut ikutan menambang mata uang digital tersebut.

Kesimpulan

Sepertinya menambang bitcoin melalui situs cryptominingfarm ini hampir sama dengan ngeblog dengan menggunakan blogger.com atau wordpress.com. Kita hanya numpang di situs tersebut dan mengikuti aturan yang ada didalamnya agar bisa terus mendapatkan apa yang kita inginkan. Kalau dalam konteks ngeblog dengan blogger.com berarti kita harus mengikuti aturannya agar tidak di-suspend, sedangkan kalau di cryptominingfarm kita harus ikut aturan agar bisa terus mendapatkan bagian dari operasional menambang bitcoin.



Untuk dapat berinvestasi dengan numpang menambang bitcoin di situs cryptominingfarm.io, kita tidak hanya harus mendaftar dan mendapatkan 50 GHS tetapi juga harus melakukan deposit sebesar 20GHS sehingga penghasilan dari hasil mining di situs asal thailand ini bisa didapatkan.