Lagi rame sekarang kalo pemerintah blokir blog dan situs Islam. Menurut kabar yang beredar dasar dari keputusan kominfo untuk menerbitkan keputusan cekal terhadap lebih kurang 19 blog/situs adalah karena permintaan dari BNPT. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sendiri menganggap 19 situs Islam yang diminta dicekal adalah situs-situs yang mengajak pada paham radikal. Berikut situs-situs Islam yang disebut menyebarkan paham radikal tersebut:
  1. arrahmah.com
  2. voa-islam.com
  3. ghur4ba.blogspot.com
  4. panjimas.com
  5. thoriquna.com
  6. dakwatuna.com
  7. kafilahmujahid.com
  8. an-najah.net
  9. muslimdaily.net
  10. hidayatullah.com
  11. salam-online.com
  12. aqlislamiccenter.com
  13. kiblat.net
  14. dakwahmedia.com
  15. muqawamah.com
  16. lasdipo.com
  17. gemaislam.com
  18. eramuslim.com
  19. daulahislam,com
Nah dari beberapa nama situs tersebut diatas saya mencoba mendalami apa yang dimaksud oleh BNPT situs yang menyebarkan paham radikal. Dua situs teratas didaftar tersebut saya kenal memiliki kecenderungan memihak salah satu pejuang di suriah saat ini. Arrahmah.com dikenal dengan kedekatannya pada pemikiran Al Qaida yang direpresentasikan oleh Jabhah Nushra, sedangkan voa-islam mempunyai kedekatan dengan kelompok perjuangan kontroversial "Daulah Islamiyyah" atau lebih dikenal dengan sebutan ISIS. Konten kedua situs ini sama-sama keras, baik dalam mengabarkan berita di luar negeri maupun di dalam negeri. Mungkin karena kerasnya pemberitaan mereka itu maka BNPT lebih mudah mengkategorikan sebagai situs "radikal".

Tapi saya jadi punya pesimisme sendiri dengan situs dan blog Islam yang disampaikan oleh BNPT sebagai situs yang berbahaya dan menyebarkan paham radikal. Pasalnya seperti yang sudah-sudah BNPT melakukan tebang pilih dalam menjalankan tugasnya sebagai badan anti-teror. Selalu umat Islam yang menjadi objek penderita anti-teror.