Skip to main content

dfp for small business

Akhirnya saya berhasil memperbaiki skrip iklan dengan menggunakan #dfp4smallbusiness.

"Apaan sih ndra?"

hahaha.. maaf saudara, saya sangat senang karena saya berhasil membuat kode iklan adsense yang saya gabungkan dengan program dfp berjalan seperti yang saya kehendaki.

Perasaan saya saat ini seperti mendapatkan nilai B+ pada saat skripsi. Dari pada bengong lebih baik dengarkan cerita saya kali ini.

Apa itu dfp for small business?

Sebagian dari anda pasti akan bertanya apa itu dfp for small business. Saya pun baru belajar mengenai DFP ini dan saya akan memberikan definisinya kepada anda dengan semampunya saya dalam memahami makhluk baru ini.

DFP for small business adalah program (produk) google dimana seorang pengguna blogger dapat menjalankan biro periklanannya sendiri. Jika google adsense anda sebagai publisher dan google sebagai broker iklannya, maka dengan dfp google memberikan anda kesempatan sebagai seorang agen periklanan sendiri.

Jika anda mempunyai trafik pengunjung harian rata-rata 1000 per hari dan google masih berlum approve aplikasi publisher adsense, anda harus melirik dfp for small business ini. Dengan dfp for small business ini anda dapat menjalankan bisnis periklanan tanpa harus menunggu menjadi publisher adsense.

Saya sendiri mendaftar di DFP for Small Business ini setelah mendapatkan informasi dari salah seorang member IAPD. Informasi yang disampaikan oleh member tersebut menyebutkan kalau mengelola iklan adsense melalui DFP for small business telah meningkatkan penghasilannya dan juga nilai dari cost per click per unit iklan. Dari artikel yang saya baca peningkatan CPC ini terjadi karena karena iklan google adsense yang dikelola melalui dfp bersaing untuk muncul di blog dengan iklan produk lain yang kita jual sendiri.

Bagimana cara kerja dfp for small business?
Saya mendapatkan bagaimana cara kerja DFP for small business ini dari situs portal-uang.com. Pemilik situs tersebut, saudara Gee Jhon - yang juga member di IAPD, menuliskan tutorial cara kerja dan settingan untuk iklan di DFP for small business. Saya menganjurkan kawan-kawan publisher adsense atau blogger yang belum menjadi publisher adsense untuk mempelajari dfp di situs beliau.

Hasil tutorial dfp for small business dari situs portal-uang.com
Saya telah melakukan langkah-langkah yang diberikan agan Gee John dalam tutorial #dfp4smallbusiness. Hasilnya sangat mengecewakan.

Bukan tutorialnya yang mengecewakan tapi praktek yang saya lakukan yang mengecewakan. Iklan adsense yang seharusnya berukuran 728x90 di header malah muncul berukuran 300x250. Oleh karena itu perbaikan harus dilakukan.

Dari trial dan error saya hari ini, akhirnya saya berhasil membuat iklan header dengan ukuran yang saya maksudkan (728x90). Kesalahan saya terletak dari tidak memasang materi iklan yang spesifik untuk unit iklan dfp yang saya buat.

Di awal praktek penggunaan dfp yang saya lakukan, saya hanya membuat unit iklan dan item baris tapi melupakan materi iklan dan jenis iklan apa saja yang bakalan keluar saat seseorang membuat blog saya.

Setelah menyadari hal tersebut saya cek tab materi iklan dan memang isinya kosong.

Apa itu Materi Iklan?
Materi iklan adalah gambar, teks, url, flash, dan media lain yang digunakan agar seorang pengunjung tertarik dan melakukan klik pada iklan yang terlihat.

Setelah klik menu materi iklan yang terlihat di dashboard dfp, saya melihat ada beberapa pilihan yang diberikan. Mulai dari penggunaan skrip pihak ketiga hingga mengupload materi iklan kita sendiri dalam bentuk apa pun.

Saya memilih untuk menggunakan skrip pihak ketiga, secara google adsense menggunakan javascript.

Kode adsense yang saya punyai saya copas di kotak yang disediakan dalam akun dfp tersebut. Setelah kode adsense dikenali oleh dfp, maka saya diminta untuk memasukkan macro secara manual.

Untuk langkah ini saya akhirnya tidak bisa melakukan trial dan error dan memutuskan untuk menjelajah di google search. Ada beberapa artikel yang diberikan salah satunya tentu dari support.google.com tapi artikel yang paling membuat saya tertarik adalah artikel yang berjudul how to insert macros to dfp.

Saya membaca secara cepat apa yang dituliskan blogger tersebut dan kemudian melakukan percobaan untuk memasukkan kode macro di kode google adsense.

Alhamdulillah hasil percobaan saya berhasil yang ditandai tidak adanya pesan error.

Setelah memasukkan materi iklan, saya kemudian menambahkan pada menu item baris beberapa kata kunci untuk penayangan iklan.

Setelah kata kunci diberikan dan juga materi iklan ditambahkan saya kembali membuat tag (generate tag) dan mendapatkan kode javascript untuk ditempatkan di header blog.

Hasilnya seperti yang terlihat sekarang, iklan adsense yang saya kelola dengan menggunakan dfp for small business tampil seperti yang saya inginkan.

Jadi begitulah saudara betapa senangnya saya kali ini. Semoga tulisan ini menjadi referensi bagi anda untuk menggunakan dfp for small business.

Comments