Skip to main content

Cara Spencer Haws Mengoptimalkan Performa Adsense di Website Niche Yang Dimiliki

Saya baru saja mendaftarkan kembali ke newsletter Spencer Haws (siapa dia, silahkan baca kembali postingan saya tentang website dan performa adsense). Mungkin Spencer akan mengetahui kalau saya cuma mau "nyuri" ilmu darinya dan mungkin juga butuh beberapa waktu untuk Spencer mengetahui kalau saya sedang mencontek metode-metode yang ia terapkan. 

Selain mendaftar email newsletter saya juga obrak abrik artikelnya tentang adsense. Dan saya menemukan sebuah tulisan tentang Smart Pricing. Dalam pendahuluannya Spencer mengatakan kalau smart pricing yang diterapkan google karena google ingin lebih baik dalam melayani pelanggannya yaitu pengiklan. Jika pengiklan tidak mendapatkan keuntungan dari beriklan dengan google maka tentu saja google akan kehilangan sumber penghasilannya yang terbesar saat ini. 

Lebih lanjut Spencer memberikan 3 tips untuk dipraktekan kepada para blogger dalam rangka meningkatkan performa adsense:
  1. Mengendalikan sumber trafik
  2. Membuat konten yang relevan dan Ter-Target
  3. CTR
  4. Relevansi iklan yang dipunyai
Mari kita mulai membahas tulisan Spencer ini satu persatu.

Pertama mengenai sumber trafik. Menurut Spencer trafik yang berasal dari search engine itu mempunyai tingkat konversi yang tinggi dan adsense lebih menyukai trafik tersebut. Oleh karena itu pencarian kata kunci yang tepat untuk menarik visitor ke blog atau website kita menjadi sangat penting. Dengan kata kunci yang tepat visitor yang datang ke web kita dapat melihat iklan berdasarkan apa yang ia inginkan ditambah lagi dengan konten yang sesuai di website atau blog membuat visitor tergerak untuk melakukan klik pada iklan adsense yang tayang pada postingan di website kita tersebut. Solusi yang ditawarkan oleh pemilik http://www.nichepursuits.com/ ini adalah dengan memberi perintah yang ditanam pada website atau blog untuk menampilkan iklan adsense jika visitor tersebut datang dari mesin pencari. 

Solusi dari Spencer ini cukup rumit menurut saya dan menguatkan pendapat saya kalau blogger harus mempunyai basic knowledge mengenai kode html, css, javacript, dan lain-lain. Pertanyaan saya apakah bisa pengguna blogger.com mengatur tampilan iklan menurut kategori tersebut? Seharusnya bisa dengan menggunakan kode tracking dari google analytic tapi bagaimana mengaplikasikannya? Ini harus digali lebih lanjut.

Kedua membuat konten yang relevan dan tertarget. Spencer Haws mengatakan kalau seorang blogger yang sudah menetapkan keyword maka ia harus tetap fokus pada keyword tersebut. Maksudnya disini adalah keyword primer yang dijadikan andalan untuk menarik visitor. Jika membaca contoh yang diberikan oleh Spencer, maka website saya ini sangat jauh dari harapan untuk menghindari Smart Pricing Google. Alasannya tidak ada keyword yang menjadi fokus untuk blog ini karena blog ini blog pribadi. Dari contoh yang diberikan Spencer yaitu "blendtec blender review" saya dapat membayangkan bagaimana seharusnya memanfaatkan keyword tersebut. 
  1. saya harus mendapatkan url blendtec blend review
  2. saya harus membuat judul postingan dengan kata kunci blendtec blend review
  3. kepadatan keyword "blendtec blend review" harus merata di setiap paragraf yang saya tulis
  4. and soon and so forth, intinya seo guideline dari google harus diaplikasikan
Ketiga meningkatkan CTR akan membuat google dan pengiklan menjadi lebih senang. Jadi sebaiknya fokuskan pada meningkatkan CTR. Saya belum mengerti disini CTR yang dimaksud apakah CTR yang ditayangkan di Laporan Webmaster atau CTR yang ditayangkan di Laporan Adsense.

Keempat menayangkan iklan yang relevan dengan konten. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan blocking terhadap tiga kategori iklan pada tab adserving. 
testing blok user based ads
Saya akan mencoba melihat performa adsense di website saya ini dalam beberapa hari kedepannya. Semoga saja ilmu gratisan yang saya terima menghasilkan peningkatan penghasilan di dashboard adsense.

Comments