Apa Itu Hosting dan Domain? Pengenalan, Pengertian, dan Hubungan Dengan Website

Apa itu hosting dan domain? Pertanyaan ini sering ditanyakan oleh mereka yang baru memulai kegiatan blogging. Artikel ini akan menjawab pertanyaan tersebut dan juga menjelaskan dengan mudah dan lengkap tentang hosting dan domain.

Kita mulai dengan memahami istilah hosting.

Apa itu sebuah hosting? Hosting adalah sebuah ruangan yang di internet yang digunakan untuk menyimpan seluruh file yang anda miliki untuk ditampilkan di sebuah dalam blog atau website. Dari pemahaman saya sebuah hosting hampir sama dengan sebuah komputer yang biasa anda gunakan sehari-hari.
apa itu hosting dan domain dengan www
gambar dari blogooblok.com

Komputer yang kita gunakan tidak hanya berfungsi untuk mengetik atau membuat gambar atau berseluncur ke internet. Lebih dari itu komputer yang kita gunakan sehari-hari digunakan juga untuk menyimpang file-file yang akan anda gunakan sewaktu-waktu. Dalam personal computer anda dapat menyimpan file dokumen seperti words, excel, presentasi, musik, atau filem maupun menggunakan file tersebut kapan pun anda memerlukannya.

Hampir sama dengan komputer, sebuah hosting juga mempunyai kapasitas penyimpanan dan juga operating system. Jika anda menyimpan file di komputer tetapi ruang penyimpanan di komputer tersebut mulai penuh maka anda akan mendapatkan peringatan dari sistem komputer jika anda harus melakukan satu dari dua hal berikut

  1. menghapus file yang jarang digunakan agar tersedia ruang penyimpanan untuk file baru, atau
  2. menambah kapasitas ruang penyimpanan anda dengan membeli hardware baru

Sebuah hosting pun demikian. Anda diberikan kuota untuk menyimpan file dan anda bisa mengakses file tersebut dari mana saja (dengan catatan asal mempunyai koneksi internet). Anda bisa menambahkan file atau menghapus file di dalam hosting yang anda sewa.

Lalu apa hubungan antara hosting dan website?

Pernah anda melakukan sharing file dengan teman dalam suatu ruangan? Jika pernah tentu anda tak asing lagi jika file yang anda simpan di komputer anda dapat di akses melalui komputer orang lain asal diberikan izin untuk itu. Dengan hosting anda tidak hanya memberikan izin agar komputer lain di sebuah ruangan mengakses file yang anda tentukan tetapi cakupannya lebih luas. Seluruh orang di dunia yang mempunyai akses internet anda berikan akses untuk file yang telah anda pilih untuk diakses oleh orang-orang.

Contoh hosting adalah blogger.com atau blogspot. Saat anda mendaftar di blogger.com dan mendapatkan akun blogspot arti lainnya adalah anda mempunyai hosting di situs blogging tersebut. Anda dapat memanfaatkan berbagai produk google seperti drive, foto, dan lainnya sebagai tempat untuk menyimpan file yang akan anda bagikan kepada pengunjung blog.

Jika anda masih bingung dengan penjelasan saya diatas bayangkan saja sebuah komputer yang anda punyai yang dapat diakses oleh semua orang. Komputer tersebut tidak boleh mati jika suatu saat pengunjung blog anda tidak dapat mengakses komputer anda maka ia akan pergi ke tempat lain.

Sebuah hosting membutuhkan domain.

Apa itu Domain? Domain adalah sebuah nama unik yang membedakan antara satu website dengan website lainnya. Ada beberapa istilah yang mempunyai pengertian sama dengan domain ini yaitu url atau alamat website. Sebenarnya domain terdiri dari deretan angka yang dikenal dengan ip address. Contoh ip adress yang umum ditemukan disebuah komputer adalah 192.168.1.1 atau 127.1.0.1.

Anda bisa bayangkan jika setiap pengunjung mengetikkan angka tersebut di address bar browser? Satu orang yang mengakses internet tidak hanya mengakses satu website loh. Rata-rata satu orang pengguna internet bisa mengakses 10 (sepuluh) website dalam kurun 10 menit. Setiap website tersebut mempunyai ip address yang berbeda. Kebayangkan ribetnya gimana?

Maka domain yang kita kenal lebih berupa teks dan angka yang dapat diingat dan diakses dengan mudah. Contoh domain atau url sebuah website tersebut seperti domain saya kandrawilko.info (baca: kandrawilko dot info).

Alamat sebuah situs atau domain ini selain sebagai sebuah alamat juga bisa digunakan sebagai identitas dari website tersebut. Contoh jika sebuah website merupakan milik organisasi maka domain yang menandakannya adalah .org (baca: dot O-R-G). Jika militer yang mempunyai website untuk menyebarkan informasi terkait kegiatannya maka anda akan menemukan .mil. Jika sebuah perguruan tinggi memiliki sebuah website informasi tentang perguruan tinggi tersebut maka anda mungkin akan menemukan domainnya dengan akhiran .edu.

Secara umum domain memiliki tingkat (level) sendiri yaitu

  1. Generic Top Level Domain (gTLD) contohnya .com, .info, .net, .org
  2. Sponsored Level Domain (SLD) seperti .mil, .edu, .sch, .gov
  3. Country Code Top Level Domain (ccTLD) seperti .id, .co.id, .co.in dan lain sebagainya
Untuk GTLD dan ccTLD anda dapat mempergunakannya dengan membeli di layanan web hosting seperti bluehost, godaddy, dan pandi. Tetapi untuk Sponsored Level Domain (SLD) anda tidak bisa mempergunakannya dengan bebas. Ada persyaratan ketat yang harus dipersiapkan agar bisa menggunakan sponsored level domain.

Secara umum banyak website dan blog menggunakan Generic Top Level Domain dan Country Code Top Level Domain. Apalagi jika website atau blog yang akan dibuat tersebut ditujukan tidak hanya memberikan informasi tetapi juga untuk jual beli alias bisnis online. Domain .com, .biz, .net, dan lainnya menjadi favorit alamat url yang dipilih.

Bagaimana menurut anda artikel pengenalan hosting dan domain saya dalam menjawab pertanyaan Apa itu hosting dan domain? Apakah sudah lengkap atau masih ada yang kurang jelas? Silahkan gunakan kolom komentar dibawah untuk bertanya seputar artikel ini. Terima kasih