Adu Domba

Barat tahu dan sadar jika muslim tidak mudah untuk dikuasai jika mereka telah berazam untuk berjihad. Adu domba kemudian menjadi cara mereka untuk memecah belah kesatuan umat.
Dengan modal harta, dan ilmu yang tidak bermanfaat barat mengambil sebagian muslimin untuk diajari memecah belah kaumnya sendiri. Dengan jargon-jargon kosong produk beracun para siswa barat kembali ke tengah kaumnya untuk menyebarkan ajaran-ajaran yang menyimpang dan menghasilkan keraguan pada beberapa muslim yang lemah pemahamannya. Kebanggaan seorang muslim yang bersaksi bahwa Allah, Tuhannya dan Muhammad SAW adalah nabi dan rasul terakhir direduksi menjadi sebuah sikap otoriter dan doktrin yang perlu di dekonstruksi. Kebanggaan itu direnggut dengan bayang-bayang tenggang rasa semu, mereka merendahkan ulama dan meninggikan orientalis.
Mungkin hadirnya racun di masyarakat muslim adalah jalan yang dipilihkan Allah kepada umatNya agar jelas siapa kawan dan siapa lawan.