3 Statistik Dalam Google Analytics Ini Akan Membantu Anda Membuat Konten Yang Lebih Baik

3 Statistik Dalam Google Analytics Ini Akan Membantu Anda Membuat Konten Yang Lebih Baik - Google Analytics (GA) adalah teman setiap digital marketer. Saya menggunakannya setiap waktu cek metrik, menandai tren, dan melihat konten seperti apa yang banyak dibaca oleh pengunjung.

Tentu saja ada banyak tool analytics yang dapat anda gunakan untuk menganalisa metrik tetapi tool-tool tersebut tidak mempunyai 2 keunggulan GA.

Keunggulan pertama dari Google Analytics adalah gratis digunakan oleh pengguna akun gmail. Tidak ada yang bisa mengalahkan penawaran ini.



Kedua Google Analytics merupakan tool yang di desain oleh sebuah perusahaan yang juga memberikan kita mesin pencari terpopuler di dunia. Artinya tool ini akan dan pastinya memberikan anda informasi tentang penjelajahan dan riwayat pencarian dari pengunjung blog/website anda.

Di luar dua keunggulan diatas Google Analytics memberikan informasi yang sangat banyak dan dapat anda gunakan untuk meningkatkan jangkauan dari blog/website anda. GA mempermudah melihat rating konvensi, demografi pengunjung, cara pengunjung berinteraksi dengan link yang anda berikan di dalam blog/website dan menganalisa funnel e-commerce.

Singkatnya Google Analytics itu keren

Jujur saja, saya juga menggunakan beberapa tool lain untuk melacak data dan menganalisanya. Tetapi saya sangat merekomendasikan Google Analytics.

Karena itu saya menulis artikel ini.

Saya ingin memberikan anda tiga tips yang mudah, lengkap dan langsung dipraktekkan agar anda bisa membuat konten yang berkualitas.

Inti dari analytics adalah semua angka dan metrik mempunyai fungsinya masing-masing.

Data tersebut akan memberikan anda wawasan dan menjadikan anda marketer handal.

Tujuan analytics adalah untuk memperlihatkan kepada anda apa yang terjadi pada kampanye pemasaran dan apa yang harus anda sesuaikan terhadap kampanye tersebut.

Marketing bukanlah sebuah permainan terkaan semata. Anda tidak boleh menerka-nerka, apakah ini akan berhasil? Anda harus tahu. Dan anda harus mengetahui berdasarkan data.

Jadi apakah anda ingin mengetahui kampanye marketing mana yang berjalan dan kampanye mana yang tidak di konten marketing anda?

Ketiga angka yang akan kita bahas akan menunjukkan jawaban atas pertanyaan diatas. Ketiga hal yang akan kita bahas juga akan memberitahu anda tindakan yang harus anda lakukan selanjutnya.

Stats #1 Average Time on Page (Rata-rata Waktu di Laman)

google analytics stats average time on page
gambar: http://wordsbyevanporter.com/
Ini yang paling mudah. Jika anda mempunyai konten yang sangat bagus, orang akan membacanya.

Membaca itu butuh waktu.

Pembaca cepat akan melewati sebuah artikel seperti ini dalam waktu dua menit.

Itu waktu yang sangat cepat.

Bagi sebagian besar pembaca lain, artikel ini membutuhkan waktu antara 10 sampai 15 menit untuk dibaca.

Google Analytics memberi anda wawasan mengenai berapa waktu yang dibutuhkan oleh seorang pengunjung untuk membaca artikel anda.

Loh? Ini lomba cepat membaca apa?

Jawabannya adalah TIDAK. Data yang diberikan oleh google analytics tidak untuk menge-test seberapa cepat seorang pengunjung untuk membaca artikel.

Sebaliknya data yang diberikan oleh google analytics akan memberikan informasi mengenai waktu dan perilaku pengunjung di sebuah laman.

Informasi ini didapat dari Averager Time On Page di GA. Fitur ini memberikan wawasan mengenai tingkat ketertarikan pengunjung anda, kecepatan membaca, dan secara keseluruhan keterlibatan pengunjung tersebut dengan sebuah laman.

Seperti judulnya fitur ini akan memberitahu anda berapa waktu yang dibutuhkan oleh rata-rata pengunjung blog/website anda dalam berinteraksi dalam laman tertentu.

Jika anda membuat konten dengan panjang 2000 kata dan anda temukan banyak pengunjung yang pergi setelah 30 detik maka ada dua hal yang mungkin terjadi

  1. pengunjung anda pernah mengikuti pelatihan membaca cepat
  2. pengunjung anda tidak membaca keseluruhan artikel

Kemungkinan besar jawabannya adalah opsi yang kedua.

Jika hal ini terjadi maka inilah waktunya anda melihat metrik Average Time on Page.

Anda dapat menemukan metrik ini pada laporan Google Analytics di bagian Behaviour Overview (Prilaku Pengunjung).

  • klik Behaviour yang terletak di sidebar sebelah kiri layar
  • pilih overview dari menu yang akan muncul dibawahnya
Angka yang diperlihatkan sayangnya merupakan rata-rata keseluruhan waktu pengunjung di laman artikel blog/website. Anda membutuhkan laporang yang menunjukkan berapa lama waktu yang dibutuhkan pengunjung ketika mengunjungi sebuah laman tertentu.

Yang dapat anda lakukan adalah membuat laporan kustom.

Langkah paling mudah untuk membuat laporan kustom ini adalah dengan menggunakan Laporan Analisis Efisiensi Konten dari Avinash Kaushik.

Laporan tersebut akan menunjukkan kepada anda berapa lama seorang pengunjung berada di laman tertentu pada blog/website.

Anda dapat menggunakan laporan ini untuk memutuskan konten seperti apa yang "sticky" - konten seperti apa yang membuat seorang pengunjung dapat berlama-lama di laman artikel anda.

Setelah anda mengetahui laman/artikel mana yang membuat pengunjung betah di blog/website anda langkah selanjutnya adalah anda membuat konten yang sama untuk laman artikel blog/website yang lain.

Inilah tujuan dari metrik Average Time on Page.

Mengetahui berapa lama seorang pengunjung dalam laman tertentu memperlihatkan kepada anda seberapa suka pengunjung tersebut terhadap konten yang telah anda terbitkan.

Tapi harap diingat angka ini hanya rata-rata bukan data pasti. Pembaca yang membaca artikel anda selama 20 menit akan disamakan dengan pembaca yang berada selama 20 detik di laman yang sama.

Anda pun tahu bagaimana minat dan keterlibatan pengunjung dengan konten anda.

Temukan laman dan artikel yang mempunyai average time on page terlama, lalu tentukan apa yang membedakan laman-laman tersebut, dan gunakan strategi tersebut untuk membuat konten lebih banyak.

Stats #2 Referals

google analytics stats referral
gambar: blog kissmetric
Salah satu cara terbaik untuk mengetahui konten anda berisi informasi yang dibutuhkan oleh banyak orang adalah link yang diberikan oleh webmaster lain kepada blog/website atau laman artikel anda.

Oleh karena itu anda harus memperhatikan metrik referal.

Cara melihat referal:

  • klik akuisisi (acquitition) yang terdapat di pinggir kiri Google Analytics
  • Pilih Semua Trafik
  • Klik Channel

Pada tabel yang muncul di layar monitor anda anda akan melihat kolom pertama yang berjudul "Default Channel Grouping". Tabel tersebut berisi berbagai daftar channel yang dibagi atas kelompok Sosial, Langsung, Pencarian Organik, dan Referal.

Metrik referal yang akan kita perhatikan saat ini. Klik pada link tersebut untuk melihat referal anda.

Tabel yang nantinya akan muncul memberikan informasi mengenai asal inbound trafik. Ini merupakan informasi yang sangat penting, tetapi mengetahui darimana asal inbound trafik ini belum cukup.

Kenapa? Jawabannya adalah angka yang diberikan merupakan agregat dari seluruh referal anda. Angka Metrik tersebut memperlihatkan keseluruhan trafik yang diterima oleh blog/website anda dari situs-situs tertentu dan tidak memperlihatkan laman artikel mana yang diberikan link juice.

Untungnya anda dapat menyempurnakan laporan yang diberikan tersebut dengan menambahkan kolom baru pada tabel yang telah ada.

Seperti yang saya bilang sebelumnya, Google Analytics itu keren.

Di atas tabel anda akan melihat menu dropdown yang berjudul "Secondary Dimension". Klik menu tersebut.

Pada menu baru yang muncul klik pilihan "Prilaku (behaviour)". Lalu pilih "Destination Page" dari daftar pilihan yang tersedia.

Boom. Sekarang anda mempunyai laporan referral yang tidak hanya menunjukkan situs yang memberikan link juice kepada blog/website anda tetapi juga laman yang diberikan inbound link oleh situs tersebut.

Bahkan penyortiran dilakukan berdasarkan jumlah sesi menurut urutan descending. Jadi anda akan cepat mengetahui konten seperti apa yang mendapatkan backlink terbanyak.

Stats #3 Interest

google analytics stats user interests
sumber: business2community.com
Salah satu tujuan pemasaran adalah reaching people.

Hal ini hampir seratus persen sesuai dengan konten marketing.

Jika anda ingin mempunyai hubungan yang efektif dengan pengunjung blog/website maka anda harus menciptakan komunikasi yang sesuai dengan level pengunjung. Dengan membangun komunikasi dengan pengunjung blog anda akan mengetahui minat dari pengunjung.

Untungnya Google Analytics mempunyai laporan tentang hal tersebut.

  • Klik pada menu "Audience (Pemirsa)" di bilah kiri sidebar Google Analytics
  • Pilih "interest" dari menu dropdown yang muncul dibawahnya
  • Klik menu "overview"

Sekarang anda akan melihat beberapa bar yang memperlihatkan minat dari pengunjung anda. Grafik di bawah ini berasal dari blog saya pencaricerah.com

Paragraf pertama yang muncul memperlihatkan "Kategori Afiniti (Jangkauan) [Affinity Category]. Kategori menunjukkan minat dan hobi secara umum dari pengunjung yang telah mengunjungi blog/website anda. Google mendefinisikan Affinity Category sebagai berikut:
Affinity Category mengidentifikasi pengunjung dengan prilaku; contoh: Technophiles, Sport Fans, dan Cooking Enthusiasts. Kategori pengunjung ini didefinisikan selayaknya penonton televisi.

Grafik In-Market Segmen menunjukkan kepada anda apa yang diminati oleh pengunjung dan kemungkinan besar terjadi transaksi pembelian barang. Definisi dari In-Market Segmen menurut Search Engine Watch adalah:
Kelompok In-Market Segmen terdiri dari orang-orang yang secara aktif mencari dan membandingkan produk anda. Individu-individu dalam kelompok pengunjung ini telah memberikan indikasi secara aktif berada di pasar tertentu seperti "Autos & Vehicle" atau "Real Estate" atau "Travel" atau pengunjung lain yang berasal dari mesin pencari google.

Grafik Other memberikan anda kategori umum minat pengunjung blog/website. Begini cara google menjelaskannya:
Kategori Other menyediakan pandangan yang pasti dari pengunjung anda. Contoh Affinity Category menunjukkan kategori Foodies, Kategori Other menunjukkan kategori Recipes/Cuisines/East Asian.

Bagaimana caranya kategori diatas membantu anda membuat konten yang berkualitas? Informasi-informasi yang telah diberikan oleh google diatas memberikan anda kesempatan untuk membentuk postingan yang sesuai dengan minat pengunjung disertai dengan usaha meningkatkan brand yang anda miliki.

Contoh: Anda mengelola situs e-commerce yang menjual pakaian untuk pria. Minggu ini anda bingung artikel apa yang akan anda buat untuk blog anda.
Langkah yang anda lakukan adalah membuka akun Google Analytics dan lihat minat dari pengunjung anda. Setelah itu anda akan mendapatkan ide untuk menulis artikel.

Anda melihat bahwa 10% dari pengunjung anda tertarik dengan Employment. Artinya pengunjung blog anda sedang mencari pekerjaan. Langkah selanjutnya adalah tutup akun GA lalu buka blog anda dan mulailah menulis "Begini cara Berpakaian Agar Interview Pekerjaan Selanjutnya Sukses".

Boom. Artikel tersebut dibagikan oleh orang lain lebih banyak daripada artikel lain yang telah anda tulis di blog. Anda akan mendapatkan link juice dari situs-situs "life hacker" dan anda mungkin akan mendapatkan mention dari GQ.

Anda dapat menyelam lebih dalam ke setiap kategori minat ini. Contohnya, Klik In-Market Segmen di menu sidebar dibawah interest.

Anda akan diperlihatkan rincian tren trafik yang diasosiasikan dengan in market segmen.

Sekarang anda telah melihat bagaimana setiap kategori visitor berinteraksi dengan blog/website anda - sesi mereka, bounce rate, durasi sesi, dan penyelesaian goal (jika anda mengaktifkan fitur ini).

Oke Lalu Apa Yang Akan Saya Lakukan Selanjutnya?
Seharusnya hasil dari usaha konten marketing anda dapat diukur.

Cek Google Analytics anda secara reguler untuk mengetahui tipe artikel seperti apa yang disukai oleh pembaca blog/website anda. Lalu buat konten dengan tipe yang sama secara kontinu.

Anda dapat meduplikasi model ini untuk fitur-fitur laporan Google Analytics lain.

Tanyakan diri anda pertanyaan berikut:

  • apa yang digambarkan oleh metrik dan data ini tentang pengunjung blog/website saya?
  • bagaimana saya merubah konten berdasarkan data yang ditampilkan/


Bounce Rate, Session Rate, Persentase sesi baru, jumlah pengunjung yang datang kembali, penyedia layanan, sistem operasi, resolusi layar, browser, pengaturan bahasa, traffik berasal dari mobile, tanggal akuisisi, retensi pengguna, laman per sesi - semua informasi ini mempunyai hubungan erat dengan pengguna, pembaca, dan pengunjung anda.

Yang harus anda lakukan adalah memahami maksud dari angka yang diberikan dan kemudian membuat tindakan yang tepat untuk blog/website anda.

Kesimpulan


Opps.. Tunggu sebentar.

Saya telah menginformasikan kepada anda untuk membuat perubahan yang relevan untuk blog/website anda tetapi saya perlu memberikan pernyataan terakhir. Itu guna kesimpulan.

Anda mungkin sedang bersemangat saat ini dan bersiap untuk melakukan perubahan blog/website anda di kiri atau kanan. "ooh! Angkanya! Ubah Strategi! Perbaiki kontennya! Ganti Headline!"

Saya sarankan hati-hati dengan semangat tersebut. Kenapa? Karena jika anda mulai merubah segala hal akan akan menyimpang dari semua tujuan analytics yaitu untuk memahami secara persis mana yang berjalan dan mana yang tidak.

Untuk memahami secara utuh apa yang efektif, mana yang tidak terlalu efektif dan bagaimana untuk membuat perubahan yang PAS anda harus melakukan satu hal lagi.

Split Testing.

Artikel ini bukanlah tempatnya untuk menjelaskan split testing - saya sudah menjelaskan beberapa prinsipnya di bagian lain.

Namun demikian artikel ini bertujuan untuk menyemangati anda agar tidak merubah sesuatu secara serampangan tetapi agar membuat strategi agar bisa diaplikasikan pada kondisi split testing.

Keuntungan A/B testing adalah : Analitics anda - semua angka yang saya bicarakan diatas- akan menjadi lebih nyata, efektif, dan mudah dilaksanakan.

Google Analytics dikombinasikan dengan split testing yang benar adalah langkah tepat agar anda membuat konten yang lebih baik.

Semakin baik anda memahami dan bertindak berdasarkan analytics anda, semakin baik konten yang akan anda terbitkan.

Apa data Google Analytics yang anda gunakan untuk memperbaiki strategi konten marketing anda?

Artikel ini berasal dari alamat www.quicksprout.com/2016/07/19/these-3-numbers-in-google-analytics-will-help-you-make-better-content dan diterjemahkan oleh kandra wilko secara kontekstual. Saran dan Kritik terhadap artikel 3 Statistik Dalam Google Analytics Ini Akan Membantu Anda Membuat Konten Yang Lebih Baik dapat disampaikan melalui kolom komentar atau formulir kontak.