FOLDER CGI-BIN MUNCUL SAAT MEMBUAT SUB-DOMAIN, APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?

Saat membuat sub-domain melalui cpanel, pernahkan teman-teman perhatikan kalau didalam folder sub-domain yang baru kita buat tersebut muncul sebuah folder dengan nama CGI?

Kasus ini tidak akan dialami oleh teman-teman yang hanya menggunakan custom domain blogspot.

Teman-teman yang sudah memiliki domain sendiri dan ingin membuat sub-domain untuk alamat utama, cukup melakukannya di dalam DNS Manager.

Tapi beda dengan teman-teman yang self-hosted menggunakan wordpress, apalagi teman-teman menggunakan sub-domain untuk mengelola konten yang awalnya beragam menjadi satu topik saja.

Didalam folder sub-domain yang baru saja dibuat akan muncul folder CGI.

Nah, kalau anda masih belajar ngehost sendiri seperti saya pertanyaan ini pastinya muncul dibenak kita:

  • Apa sih guna folder cgi tersebut?

  • Apakah kita memerlukan folder tersebut jika kita menggunakan engine wordpress?



[caption id="attachment_225" width="492" align="aligncenter"] ilustrasi proses kerja CGI. Sumber Wikipedia[/caption]

CGI adalah singkatan COMMON GATEWAY INTERFACE.

Kalau diterjemahkan kira-kira Saluran Antarmuka Umum.

Program CGI merupakan skrip pemograman tertua namun saat ini CGI tersebut jarang digunakan.

Seorang pengguna di stackoverflow malah menyebut aplikasi ini sebagai relics, yang berarti hanya sebagai fosil atau kerangka yang dilihat sebagai sebuah pengetahuan akan masa lalu.

Aplikasi yang saat ini jarang digunakan tersebut bertugas untuk menerjemahkan kode program yang terdapat didalamnya untuk menjadi sebuah aplikasi web dimana pengunjung bisa berinteraksi.

Kalau saya menangkap fungsi CGI tersebut dalam situs wikipedia, aplikasi CGI ibarat perantara antara web server dengan bahasa pemograman web.

Jadi browser bisa menampilkan desain web yang kita inginkan kepada pengunjung maupun menjalankan fitur yang kita berikan.

Contohnya kita akan menampilkan iklan adsense di web.

Skrip yang kita dapatkan dari adsense harus kita simpan di dalam folder CGI host.

Setelah disimpan skrip tersebut kemudian dihubungkan atau dipanggil dengan program CGI agar tampil di laman atau tempat yang kita inginkan.

Sekarang aplikasi CGI-BIN sudah tidak banyak digunakan.

Hal ini disebabkan hampir semua host mengizinkan kode yang dibutuhkan untuk web kita dijalankan dari berbagai tempat tanpa harus melalui folder CGI.

Jadi jawaban untuk pertanyaan apakah kita memerlukan program CGI-BIN untuk sub-domain yang akan diinstal lagi dengan engine wordpress:

Jawabannya adalah TIDAK.

Teknologi hosting saat ini tidak lagi membutuhkan script di instal dalam folder CGI.

Kita, pengguna wordpress self-host, yang akan membuat sub-domain website dengan topik khusus dapat meng-HAPUS saja FOLDER CGI BIN tersebut.

Hanya saja sebelum dihapus, kita disarankan untuk melakukan scan terhadap direktori host yang kita gunakan, karena folder cgi tersebut jarang digunakan sekarang dan jarang dilihat bisa saja tersimpan script malware.

Referensi tulisan:

  • https://id.wikipedia.org/wiki/Common_Gateway_Interface

  • https://stackoverflow.com/questions/2321572/should-i-delete-the-cgi-bin-folder-in-a-subdomain-i-just-created