Skip to main content

Alibaba Cloud Hosting Partner Strategis Tokopedia Menjadi Startup Unicorn asal Indonesia










gambar hitssscom

Tokopedia.com merupakan salah satu marketplace terbesar di Indonesia dan juga merupakan salah satu startup unicorn yang ada di Indonesia. Selain tokopedia, start up berkategori unicorn lainnya adalah aplikasi transportasi online, gojek dan aplikasi pemesanan hotel, traveloka. Dengan banyaknya pengguna tokopedia saat ini mungkin diantara kita ada yang bertanya-tanya apa hosting yang digunakan tokopedia?

Baru-baru ini, 17 agustus 2017, Alibaba memberikan suntikan modal ke Tokopedia sebesar 14.7 trilyun rupiah. Dana ini menurut CEO Tokopedia akan digunakan untuk mengembangkan pusat riset terbaik di Asia Tenggara.

Menurut William Tanuwijaya, tokopedia mendapatkan kunjungan sebanyak 35 juta pengunjung. Dari pengunjung tersebut sekurang-kurangnya aplikasi dan website tokopedia mendapatkan 150 juta kali kunjungan. Oleh karena potensi yang sangat besar, tokopedia akan membuat pusat riset untuk Asia Tenggara. Selain membuat pusat riset, tokopedia akan menargetkan penambahan jumlah pengguna baik aplikasi maupun website hingga 20 juta dari 2 juta pengguna saat ini.

Memberikan pengalaman jual beli yang aman dan nyaman merupakan pondasi dari tokopedia yang akan terus dipertahankan oleh marketplace tersebut. Mungkin berkaca pada kejadian situs yang down berbarengan dengan kompetitor merahnya, tokopedia memilih partner hostingnya dengan sangat hati-hati.

Tokopedia memilih Alibaba Cloud Compute Service sebagai tempat untuk hosting platform website dan aplikasi mobile mereka.

Alibaba Cloud Compute Service sendiri merupakan platform cloud terbesar keempat di dunia online saat ini setelah Google Cloud Platform, Microsoft Azure, dan Amazon Web Service. Tokopedia memilih Alibaba Cloud karena secara territorial kantor Alibaba lebih dekat dibandingkan ketiga penyedia cloud service lainnya.

Kerjasama Alibaba Tokopedia tidak hanya pada infrastruktur tetapi juga dalam hal pengamanan data pelanggan dari pengalaman panjang ecommerce dari alibaba cloud. Selain itu teknologi keamanan khususnya anti-DDoS diberikan secara gratis oleh penyedia cloud hosting asal china tersebut.

Alibaba cloud memberikan dukungan penuh ketika mengelola trafik yang naik turun dengan mengimplementasikan pengaturan multi-tier. Server Load Balancer dari memastikan aplikasi dapat digunakan dengan melakukan routing jalur-jalur aman untuk mengurangi resiko keamanan.

Anti DDoS dari alibaba cloud memudahkan tokopedia untuk memonitor pembobolan keamanan dan pola-pola serangan ke website maupun aplikasi. Oleh karena itu tokopedia membuat back up data secara otomatis tanpa harus khawatir dengan keamanan data tersebut dan juga isu-isu lain soal ruang penyimpanan.

Pilihan pembayaran Pay As You Go dari alibaba cloud membuat beban operasional website semakin terkendali karena tokopedia hanya membayar untuk sumber daya cloud yang digunakan saja. Arsitektur cloud tokopedia dibuat khusus untuk menghindari single point of failure dan membuat website dan aplikasi tokopedia bisa meminimalisir downtime dan juga mengembalikan data secara efisien.



Seperti tokopedia, Alibaba Cloud pun sangat memperhatikan perkembangan dari pelaku usaha kecil menengah. Maka bagi startup atau individu yang menginginkan fitur keamanan dan kemudahan dalam pengelolaan Alibaba Cloud memberikan kredit $300 untuk menggunakan layanan cloud hosting mereka.



Selain untuk website besar Alibaba juga memiliki produk untuk website kecil. Kita bisa membuat website atau blog di alibaba cloud mulai dari 0.99 us dolar atau kurang dari 13 ribu rupiah. Fitur atau fasilitas dasar cloud service dari alibaba cloud untuk website dapat dilihat melalui gambar berikut ini:

Konfigurasi Dasar

Control Panel

Assembly.

Menilik dari kerjasama yang sangat baik dengan tokopedia, alibaba cloud berencana untuk membuka data center di Jakarta. Alibaba cloud Indonesia diharapkan untuk selesai (baik infrastruktur dan lainnya) sebelum 31 Maret 2018. (sumber)

Meskipun sudah memiliki reputasi yang cukup bagus di dunia cloud hosting, kelemahan Alibaba sebagai penyedia cloud hosting adalah penetrasinya yang dianggap terlalu cepat untuk mendapatkan pasar Internasional. Alibaba cloud dianggap masih belum cukup mampu untuk bersaing dengan ketiga penyedia cloud hosting yang sudah ada.

Comments