Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2017

Dialog Muslim vs Non Muslim; Kumpulan Jawaban Dr. Zakir Naik Atas Pertanyaan-Pertanyaan Non Muslim Kepada Islam

Penulis Dr. Zakir Naik Penerbit Aqwam ISBN 978-979-039-365-3
Buku Debat Islam Vs Non Islam merupakan sebuah buku terjemahan yang memberikan jawaban rinci atas pertanyaan-pertanyaan yang biasa diutarakan oleh kalangan non muslim terhadap Islam. Kemunculan Dr. Zakir Naik yang fenomenal seakan menjawab pertanyaan kalangan muslim, siapakah yang akan membela Islam di ajang debat setelah Ahmad Deedat wafat beberapa tahun yang lalu.

Dibandingkan gurunya, Ahmad Deedat, sang murid memiliki keunggulan tersendiri yaitu mampu membaca Al Quran secara lancar dengan bahasa Arab (bahasa Asli) maupun bahasa Inggris (terjemahan). Kemampuan membaca Al Quran secara lancar ini yang diakui oleh Ahmad Deedat merupakan kelemahannya.

Buku Debat Islam vs Non Islam diterjemahkan dari buku Dr. Zakir Naik yang berjudul, Zakir Naik Answers To Non Muslims' Common Questions about Islam. Untuk buku terjemahan ini sudah dicetak ulang hingga 3 kali selama tahun 2016 yang lalu. Hal ini menunjukkan jika buku yang beris…

Hanya 2 Menit Kata Ippho Santosa Untuk Mengetahui Potensi Rezeki Saya

Pengarang Ippho SantosaPenerbit PT. Elex Media KomputindoISBN 978-602-00-1990-1
Buku Hanya 2 Menit dari Ippho Santosa sudah lama diam di kardus tempat buku-buku saya tersimpan. Dua hari yang lalu saya kembali buka kardus tersebut dan kembali membaca tulisan motivasi dari pengusaha sekaligus motivator kondang Indonesia ini. 
Sebenarnya membaca buku Hanya Dua Menit karya Ippho Santosa akan terasa kurang. Apalagi jika anda berniat untuk memulai berbisnis sendiri. Selain buku Hanya 2 Menit, anda perlu membaca buku Ippho Santosa 7 Keajaiban Rezeki dan juga 10 Jurus Terlarang.
Saat memulai membaca buku Hanya 2 Menit, Ippho Santosa langsung membangunkan anda dengan memberikan tiga baris kosong yang harus anda isi. Pertanyaannya simpel saja, Apa yang ingin anda capai tahun ini?

Dalam menjawab tiga pertanyaan tersebut anda tidak hanya menuliskan keinginan-keinginan anda sendiri tetapi juga jangka waktu pencapaian dari keinginan tersebut. Menurut Ippho dengan memberikan tenggat waktu untuk tiga daf…

Resensi Buku Catatan Indah Untuk Tuhan (CIUT) Ed. Revisi

Pengarang Saptuari SugihartoPenerbit Move MediaISBN 978-602-60410-0-5 Buku Catatan Indah Untuk Tuhan (CIUT) yang ditulis oleh seorang entreprenuer asal Yogyakarta, Saptuari Sugiharto. Buku ini sebelumnya sudah dicetak melalui penerbit Mizania namun untuk Buku Catatan Indah Untuk Tuhan Edisi Revisi.
Kenapa buku kedua diterbitkan oleh penerbit baru, Move Media? Tidak ada informasi yang bisa saya dapatkan tentang hal ini di buku edisi revisi. Informasi tentang perubahan penerbit ini pun tidak diinformasikan dengan jelas dalam beberapa akun medsos milik pengarang sendiri. Oleh karena itu saya terima-terima saja kalau pengarang mengatakan ada dua kisah tambahan dalam cetakan buku Catatan Indah Untuk Tuhan yang ditulis oleh mas Saptuari Sugiharto.
Saya sendiri tertarik untuk membeli Buku Catatan Indah Untuk Tuhan Edisi Revisi setelah bergabung dengan grup khusus yang dibuat oleh Saptuari Sugiharto di fb. Saya tertarik untuk gabung dengan Grup facebook Belajar Wirausaha Bareng Saptuari karena …

Internet, Mengubah Pandangan Masyarakat Terhadap Dunia Bisnis di Indonesia

Pandangan masyarakat terhadap dunia bisnis di Indonesia ternyata sudah mulai berubah. Paling tidak sekarang anak kuliah kalau mau bilang selesai kuliah mau jadi seorang pengusaha, orang tuanya ga bakalan menolak. Beda banget waktu gue baru lulus kuliah trus pengen mulai ngikut jalan orang tua yang wiraswasta.

Saat anda ingin memulai bisnis sendiri pasti banyak yang menentang niat anda tersebut. Mulai dari istri, orang tua bahkan mungkin orang yang baru anda kenal.

Saya pun mengalami penolakan tersebut beberapa waktu yang lalu. Di atas motor honda revo 2010 yang saya kendarai ditengah kemacetannya kota Jakarta yang semakin parah, saya coba menghilangkan suntuk dengan bertanya,

"Dek, aku boleh ga aku fokus bisnis online."

"gak!" jawaban istri saya yang berada dibelakang. Ia pun melanjutkan, "bisnis online kamu cuma buat nambah-nambah, bukan buat diseriusin."

Saya diam saja habis mendengar jawaban telak dari istri. Kalau dilanjutin bisa-bisa perang dingin terjadi…