Skip to main content

Situs Belum Memenuhi Kebijakan Google; Cara Mengatasinya Dengan Lengkap












[caption id="" align="aligncenter" width="320"]situs belum memenuhi kebijakan google gambar dari flyn's blog[/caption]
gambar minjem dari flyn-dvb

Situs belum memenuhi kebijakan google. Pernah mendapatkan pesan tersebut saat melamar program adsense? kira-kira permasalahannya apa ya? Jika anda hanya bermodalkan artikel dari blogger lain mungkin anda tidak mendapatkan informasi secara lengkap dan menyeluruh. Saran saya lebih baik anda langsung ke laman support adsense disini (untuk bahasa Indonesia) atau disitu (bahasa Inggris = English).

Saya sendiri lebih menyukai keterangan dalam bahasa inggris tetapi jika anda lebih menyukai bahasa Indonesia tidak masalah.

Kenapa google sangat ketat dalam menjalankan kebijakan menerima publisher? Dalam situs support adsense google menyatakan tujuan dari kebijakan ketat yang diberikan oleh google adalah untuk memberikan lingkungan yang nyaman untuk pengiklan (adwords), user (google search) dan publisher (penerbit iklan=blogger).

Anda harus memahami hubungan segitiga pengiklan, user, dan publisher agar anda dapat lebih mudah diterima di program adsense. Kalau seorang blogger tidak memahami hubungan timbal balik antara ketiga unsur di jaringan yang disebutkan google diatas, saya yakin sampai kapan pun blogger tersebut tidak akan diterima sebagai partner google dalam program adsense.

Mengenali Masalah, Memahami Latar Belakang


Google merupakan situs pencarian informasi yang sangat populer bukan tanpa alasan. Hasil pencarian yang terdapat di hasil pencarian google selalu mendekati atau menyelesaikan permasalahan dari penggunannya. Contoh: jika anda mencari informasi tentang cara membuka tabungan online, maka anda akan mendapatkan ribuan hasil bank-bank yang menyediakan layanan pembukaan rekening secara online.

Artinya google memberikan solusi instant terhadap permasalahan yang sedang dihadapi orang yang mencari informasi pembukaan rekening tabungan online tersebut. Ini yang menjadikan google mesin pencari favorit orang-orang di dunia.

Karena kualitas hasil pencarian yang diberikan tersebut benar-benar dibutuhkan oleh orang dan jaringan yang berada di google benar-benar menjawab informasi yang dibutuhkan tersebut maka google merintis bisnis melalui periklanan yang tertarget berdasarkan kata yang diketikkan oleh orang-orang. Program periklanan ini dikenal dengan nama AdWords.

Wordstream mengutip data dari situs resmi google menulis pendapatan Google di tahun 2011 mencapai 37.9 milyar dolar amerika. Bisnis periklanan (Adwords) menyumbang kontribusi terbesar dalam pencapaian tersebut yaitu sebesar 96% atau kira-kira 36 milyar us dolar.









adwords sumber pendapatan terbesar google tahun 2011
gambar penghasilan google tahun 2011. sumber gambar wordstream

Untuk tahun 2016 dalam rilisan kuarter ketiga Alphabet (induk perusahaan Google) menyatakan pendapatan perusahaan melalui iklan meningkat 18% dari tahun sebelumnya 16.781 milyar dolar menjadi 19.821 milyar us. Meskipun tidak lagi menjadi primadona, adwords telah menjadi bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dari saluran pemasukan google.

Dari sedikit gambaran dimana Google mendapatkan uang tersebut dan juga tujuan dari dibuatnya kebijakan google maka saya mau masuk ke inti permasalahan yaitu pesan yang diterima oleh blogger yang mendaftar adsense; situs belum memenuhi kebijakan google.

Kesalahan Blogger Hingga Mendapatkan Situs Belum Memenuhi Kebijakan Google


Tidak Sabar


Biasanya pesan "situs belum memenuhi kebijakan google" di dapat oleh calon publisher adsense ketika mendaftar ke program adsense. Dari pengamatan saya selama ini kesalahan dari blogger pemula ini adalah mereka terlalu tergesa-gesa untuk segera mendaftarkan blog atau situs yang baru dibuat ke kerjasama tersebut. Padahal selain mempunyai blog sebagai penampil iklan adsense, blog yang baru diterbitkan tersebut membutuhkan trafik atau pengunjung.

Traffic merupakan sebuah harga mati untuk menjadi seorang publisher adsense. Logikanya seseorang mau mengiklankan produknya di blog yang kita miliki jika blog tersebut mempunyai pengunjung dengan jumlah tertentu. Untuk jumlah pengunjung yang harus didapat oleh blog baru yang didaftarkan ke program adsense tidak ada yang benar-benar mengetahuinya. Google pun dalam adsense inside tidak merinci berapa jumlah trafik yang dibutuhkan untuk disetujui mengikuti program adsense mereka.

Di Forum Indonesia Adsense Publisher yang saya ikuti pageview rata-rata member yang masih belum disetujui untuk bekerja sama dengan adsense lebih banyak dibandingkan dengan pageview blog saya.

Oleh karena itu kesabaran dibutuhkan untuk mendaftar di program adsense.

Tidak Baca Panduan Dari Google (Webmaster dan Adsense)


Kesalahan lain yang saya perhatikan pada blogger pemula yang daftar di program adsense adalah tidak membaca panduan umum tentang kebijakan yang diberikan baik oleh program adsense maupun yang telah disampaikan di panduan webmaster. Jika calon publisher adsense tersebut mau meluangkan waktunya untuk membaca dan memahami panduan yang telah diberikan oleh google tersebut, tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk mendapatkan full approved sebagai partner.

Apa saja panduan dari program adsense agar blog yang didaftarkan disetujui untuk menjadi partner periklanan google?

#1 Konten


Google sangat menghargai sebuah konten yang dibuat sendiri oleh blogger. Makanya calon publisher minimal harus familiar dengan istilah konten adalah raja atau content is king. Konten tidak melulu tulisan tapi bisa juga berupa video, gambar, audio, file pdf dan lain sebagainya.


Di panduan webmaster google anda akan menemukan panduan konten blog yang sesuai dengan selera google. Panduan konten untuk blog yang akan anda daftarkan di program adsense ada enam bagian yaitu



  1. Situs yang menggunakan program AJAX

  2. Artikel yang membahas sebuah permasalahan dengan menyeluruh

  3. Penggunaan gambar dan video

  4. Situs yang menargetkan pembaca Internasional

  5. Situs yang dapat ditemukan dengan Perangkat Mobile

  6. Penggunaan Meta Tags

  7. Struktur URL yang sederhana

  8. Penggunaan URL kanonikal

  9. Penggunaan "rel=nofollow" untuk link tertentu

  10. Memberitahukan Laman Berseri

  11. Tag untuk situs yang khusus untuk perlindungan bagi anak


Wah kalau baca semua bakal lama donk om?



Sebagai orang yang mau bekerja sama dengan perusahaan besar tentu kita harus mengikuti alur kerja perusahaan tersebut. Jadi sembari melamar anda bisa tetap membuat konten yang dibutuhkan oleh pengunjung.

#2 Materi Hak Cipta


Anda pernah melihat sebuah situs yang menyediakan software bajakan? Atau anda pernah mengunduh film bajakan dari situs tertentu? Nah Google tidak menyukai konten-konten yang melanggar hukum seperti itu.











contoh hasil pencarian google yang menghilangkan situs yang melanggar hak cipta film Moana

Bahkan jika anda menerbitkan konten hasil copas dari situs lain dan blog anda mempunyai pengunjung hingga jutaan hit setiap hari, Google dapat menghukum anda dengan cara menghapus blog yang telah anda daftarkan di dalam database mereka.


Pada beberapa kasus saya sering melihat teman-teman publisher adsense yang sukses menjadi partner google dengan program adsense (setelah sebelumnya mendapatkan pesan situs belum memenuhi kebijakan google) hanya dengan menghilangkan gambar yang mereka gunakan untuk artikel yang diterbitkan.

#3 Sumber Traffik


Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, trafik atau kunjungan ke blog yang dibuat harus ada. Akan tetapi sumber trafik tersebut haruslah alami. Maksud alami disini adalah sumber traffic ke blog anda itu berasal dari mesin pencari (google, bing, yahoo dan website lainnya), dari media sosial (twitter, instagram, facebook, dan lain-lain).


Sumber trafik yang dilarang untuk menampilkan iklan adsense adalah sebagai berikut:



  1. sumber trafik yang berasal dari layanan pihak ketiga seperti paid to click, paid to surf, dan program auto surf dan klik iklan. (Bagaimana dengan blog yang menggunakan jasa Adwords sebagai sumber traffic? Saya masih mencari tahu tentang hal ini)

  2. Dipromosikan dengan cara mengirimkan email massal tanpa persetujuan pemilik email tersebut (metode ini dikenal dengan email spamming)

  3. Menerima traffic dari situs periklanan yang tidak mengikuti panduan kualitas landing page

  4. Konten harus menggunakan bahasa yang didukung oleh Google (Bahasa Indonesia termasuk dalam bahasa yang didukung oleh Google)


#4 Navigasi


Pengunjung yang datang ke blog harus dibuat benar-benar nyaman. Untuk itu google menyarankan kepada pemilik blog atau website agar mempermudah alur pencarian informasi pengunjung. Oleh karena itu anda harus berhati-hati dalam memilih template blog jika anda tidak mengetahui cara membuat template blog sendiri.



Google sangat tidak respek jika sebuah situs yang mereka rekomendasikan kepada pengguna mesin pencari malah membuat pengguna menjadi tidak nyaman. Ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna bisa karena beberapa hal yaitu tiba-tiba pengunjung diredirect  ke situs lain yang tidak diinginkan, atau tiba-tiba perangkat yang digunakan mengeluarkan notifikasi melakukan pengunduhan file tertentu, atau situs tersebut sengaja disusupkan malware, atau mempunyai pop-up yang susah untuk dihilangkan.


(Pernah gak anda mengunjungi situs-situs tersebut? Nyaman gak?)


Intinya anda membuat navigasi di blog sesuai dengan kebutuhan oleh pembaca. Jika harus mereferensikan ke artikel lain di blog anda jangan disusupi link referensi tersebut dengan jebakan-jebakan betmen. Atau jika anda mereferensikan artikel diluar blog anda usahakan agar pembaca betul-betul sampai ke situs yang anda referensikan (tidak menclok ke website lain dulu).


Jika anda mengikuti link ke situs bantuan google yang saya berikan diatas ada banyak aturan lain yang harus diikuti. Saya hanya memilih empat kebijakan google diatas karena menurut saya hal ini yang kudu diperhatikan oleh blogger yang mendapat pesan situs belum memenuhi kebijakan google. Poin-poin lainnya tidak saya ikut sertakan di dalam artikel ini karena menurut saya kebijakan tersebut dibutuhkan saat anda betul-betul sudah diterima oleh pihak google sebagai partner penerbit iklan mereka.

Kesimpulan


Menjadi publisher adsense merupakan salah satu prestasi bagi beberapa blogger. Selain kebanggaan yang didapat setelah disetujui sebagai partner perusahaan IT terbesar dan terpopuler di dunia, potensi penghasilan yang didapat pun sangat menjanjikan.


Hanya saja untuk mencapai posisi tersebut, partner google, sebuah strategi dan juga usaha yang keras dibutuhkan. Salah satu usaha yang dibutuhkan itu adalah dengan memenuhi kebijakan google. Dengan mengenali aturan main (baca: kebijakan) yang ditetapkan oleh Google maka anda akan terhindar dari pesan situs belum memenuhi kebijakan google yang tidak diinginkan.


Akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat.

Comments

  1. klo ane masih ditolak mulu alasannya klasik yakni konten tidak memadai

    ReplyDelete
  2. emang berapa jumlah postingannya gan? Kalau masih 10 trus artikelnya gado-gado mending jangan daftar adsense dulu.
    Kalau sudah 80 postingan coba lagi gan.

    ReplyDelete
  3. blog saya situs gado2, usia domain hampir setahun dan artikel orignal lebih dari 100 tapi daftar adsense masih ditolak karena konten tidak memadai. ada solusi bang wilko ?

    ReplyDelete
  4. Coba gambarnya pada dihilangin dulu mbak. Dari beberapa pengalaman yang dibagiin teman² di forum gplus, gambar yang diambil dari internet kadang mempengaruhi kebijakan konten google. Apalagi gambar itu punya hak cipta.

    ReplyDelete
  5. Terima kasih juga udah berkunjung en komen gan

    ReplyDelete

Post a Comment