Skip to main content

Shared Hosting vs VPS, Apa Beda dan Kelebihan Masing-Masing Paket Hosting Tersebut?

Baru-baru ini saya tertarik dengan perbandingan antara shared hosting vs VPS. Apalagi setelah membaca komentar di postingan kemarin.


Kebetulan saya sedang merencanakan untuk migrasi dari blogger.com ke selfhosted wordpress untuk blog saya yang beralamat di www.kandrawilko.info.


Setelah lama menggunakan blogger saya merasa tahun ini adalah tahun yang tepat untuk migrasi. Blogger.com memang memberikan banyak kemudahan bagi saya untuk belajar tentang website dan blog akan tetapi untuk mempelajari bagaimana memenej sebuah bisnis online berbasis blog, blogger bukan sebuah pilihan yang baik.


Saya memilih menggunakan selfhosted wordpress dikarenakan


#1 Wordpress mempunyai banyak plugin


#2 Fitur-fitur Wordpress lebih mudah digunakan


#3 Banyak situs layanan hosting yang memberikan perhatian khusus pada website/blog berbasis wordpress.


#4 Blog saya yang berada di wordpress.com lebih mempunyai banyak traffik dibandingkan dengan blog saya yang berada di blogger.com



Pengalaman menggunakan Shared Hosting Indonesia, niagahoster


Sebelumnya saya pernah mencoba shared hosting dari salah satu indonesia wordpress hosting, niagahoster. Setelah mencoba layanan selama setahun dengan membayar sekitar 250 ribu rupiah untuk satu tahun dengan tambahan layanan kalau saya mendapatkan domain gratis seumur hidup.


Ketidaknyamanan yang saya rasakan berasal dari laporan plugin jetpack yang memonitor kesehatan situs saya. Beberapa kali dalam seminggu saya mendapatkan laporan dari fitur monitor plugin jetpack kalau blog selfhosted wordpress yang terdapat di niagahoster sering mengalami sitedown. Padahal jumlah postingan yang saya terbitkan di blog tersebut dapat dihitung dengan sebelah tangan, dan juga pengunjungnya tidak sampai 100 per hari.


Ketidaknyamanan yang kedua yang saya rasakan adalah pada saat renewal layanan hosting dan domain di situs tersebut. Ternyata janji domain gratis seumur hidup hanya sebuah gimmick dalam pemasaran. Buktinya penawaran perpanjangan hosting yang saya dapatkan terlihat kalau saya harus membayar sewa domain dan hosting sekaligus.


Bagi saya memiliki dua domain saja sudah berat apalagi menambahkan satu domain lagi.


Sebenarnya saya menginginkan untuk menggunakan layanan niagahoster atau menggunakan salah satu dari 23 situs indonesia wordpress hosting akan tetapi banyak artikel yang saya baca jika perusahaan hosting di Indonesia sangat tidak direkomendasikan. Jika saja ada satu hosting Indonesia yang reliable untuk blogger seperti saya.


Ekspektasi saya saat menggunakan niagahoster adalah kemudahan dalam membayar layanan hosting. Sebagai karyawan kantor kasta sudra memiliki kartu kredit sebagai sebuah alat pembayaran untuk membayar layanan hosting adalah sebuah kemewahan. Jika indonesia wordpress hosting reliable maka saya tidak perlu repot-repot untuk mengajukan aplikasi kartu kredit sebagai alat pembayaran.


Rencana saya kedepannya adalah menggunakan layanan shared hosting atau vps dari provider luar negeri. Mau tak mau memiliki kartu kredit menjadi sebuah keharusan.


Bagi anda blogger yang sedang mempertimbangkan untuk migrasi dari hosting gratis ke hosting berbayar, semoga kumpulan ringkasan artikel mengenai shared hosting vs vps yang saya ambil dari berbagai sumber ini dapat membantu keputusan apakah anda harus ambil paket shared hosting atau vps.



Perbandingan antara Paket Shared Hosting vs VPS


Dari situs greengeeks.org perbandingan antara shared hosting vs vps sebagai berikut:




  1. Resources: Shared Hosting memiliki keterbatasan dalam resources karena sifatnya berbagi ruangan dengan orang lain. Dilain pihak virtual private server memberikan banyak ruangan untuk dimiliki dan dimanfaatkan sendiri.

  2. Keamanan: Shared Hosting pastinya memiliki tingkat keamanan yang rendah dibandingkan dengan VPS.

  3. Platform: Shared Hosting memberikan sistem file tingkat dasar sedangkan vps dapat anda pilih apakah menggunakan linux atau windows.


Perbandingan Biaya Shared Hosting vs VPS


Dari segi biaya shared hosting vs VPS cukup jauh berbeda. Berikut perbedaan biaya shared hosting dan vps di beberapa situs yang sering direkomendasikan oleh blogger yang saya kenal









































SitusShared HostingVPS
Bluehost21.99/m29.99/m
Siteground3.95/m-
GoDaddy6.99/m24.99/m
Fastcomet3.95/m49.95/m
Hostgator9.06/m19.95/m
Dreamhost-24.95/m

Beberapa link yang saya sampaikan diatas merupakan link afiliasi. Jika anda membeli layanan shared hosting atau vps dari link tersebut maka saya akan mendapatkan komisi dari penjualan dan saya amat sangat berterima kasih karena kontribusi saudara.

Dari hasil window shopping saya diatas dapat kita lihat kalau shared hosting yang cukup murah diberikan oleh FastComet dan SiteGround. Sedangkan untuk paketan VPS, Godaddy dan Dreamhost memberikan penawaran yang lebih terjangkau.


Tetapi dari harga yang diberikan tersebut ada beberapa fasilitas tambahan yang diberikan masing-masing situs penyedia hosting untuk calon penggunanya. Hostgator misalnya akan memberikan coupon adwords seharga 100USD jika anda membeli shared hosting atau vps di situs tersebut. Saya akan coba untuk terus menelusuri apa saja yang ditawarkan oleh situs-situs tersebut.

Comments

Artikel Viral

Kuliah Itu Berapa Tahun Sih? Ini Jawabannya

Saya sering mendapat pertanyaan dari pengunjung blog

"kak, kuliah itu berapa tahun?" atau

"om, Kuliah S1 sampai berapa semester?" atau

"bang, semester kuliah ada berapa?"

Saya sangat senang mendapatkan pertanyaan-pertanyaan diatas.

Artinya kamu yang saat ini baru mulai kuliah, sudah mempersiapkan masa depan kamu dengan tidak ingin berlama-lama di kampus.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pembaca pencaricerah.com diatas saya sedikit mengalami kesulitan.

Apa itu?

Soalnya saran yang saya berikan di tulisan kuliah itu berapa tahun? berbeda sedikit dengan pengalaman.

Jangan lewatin 7 Cara Berpakaian Untuk Mahasiswa Baru

Namun saya berharap kamu bisa belajar dari pengalaman saya yang tidak sesempurna tulisan ini.

Mungkin yang bertanya sedang menghitung berapa biaya yang harus dikeluarkan saat kuliah atau mungkin juga sedang merencanakan apa yang bisa ia lakukan disela-sela perkuliahan.

Berdasarkan pertanyaan yang beberapa kali muncul di kolom komentar beberapa post…

TEMPAT MAGANG SASTRA INGGRIS PALING IDEAL, NO 1 PALING FAVORIT

Tempat magang sastra inggris? Emang ada? Itu pertanyaan saya yang muncul ketika membaca tulisan dari blogger Ran-Chan no Hibi. Sebagai alumni sastra inggris saya sama sekali baru tahu kalau ternyata ada tempat magang bagi mahasiswa sastra inggris. Seandainya informasi ini saya dapatkan ketika kuliah tentu jalan hidup saya berbeda.
Karena itu saya ingin membagikan informasi yang cukup penting bagi kamu, mahasiswa sastra inggris, yaitu tempat magang sastra inggris.
Magang itu apa sih? Magang adalah sebuah kesempatan untuk mengintegrasikan pengalaman yang berhubungan dengan karir ke dalam pendidikan sarjana dengan berpartisipasi dalam pekerjaan yang terencana dan diawasi. (https://ekoyanto.files.wordpress.com/2011/11/apakah-magang-itu1.pps)
Dari pengertian diatas maka anda akan melihat ada perbedaan antara magang dan kerja sambilan. Walaupun sama-sama diawasi dan pekerjaan yang dilakukan terencana, perbedaan magang dan kerja sambilan terdapat dalam hubungannya dengan pendidikan sarjana.

Mengatasi Sitemap Error Pada Google Search Console

Mengatasi sitemap error pada google search console - Sitemap artinya secara harafiah adalah peta situs. Kegunaannya seperti peta yang kita kenal selama ini yaitu memberikan gambaran kepada PENGUNJUNG tentang area (baca:konten) yang sedang disinggahinya saat ini di situs/blog yang dikunjungi.

Situs yang mempunyai sitemap yang bagus dan terperinci akan menjadi primadona bagi mesin pencari seperti google. Tapi kenapa saat submit url di google webmaster malah muncul error peta situs anda terlihat seperti laman html. pakai format peta situs resmi? 

Bagaimana cara mengatasi sitemap error tersebut di Google Search Console?

Mari kita pelajari sama-sama.