Skip to main content

The Campaign (2012) dan Pemilihan Umum Presiden Republik Indonesia 2014; Sebuah Catatan

Pemilihan umum presiden Republik Indonesia 2014 akan berlangsung di bulan Juli nanti. Berbeda dengan pemilu sebelumnya dimana ada banyak kandidat presiden, pada pemilihan presiden dan wakil presiden kali ini hanya ada dua pasang calon yang berlomba dalam memaparkan visi dan misi mereka untuk Indonesia dalam 5 tahun kedepan.

Dua pasang calon kandidat presiden dan wakil presiden akan bertarung dalam pemilihan umum presiden 2014. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sebagai pemenang pemilu dengan mitra koalisinya mengusung Gubernur Jakarta, Joko Widodo dan mantan wakil presiden Muhammad Jusuf Kalla. Sedangkan Prabowo Subianto menggandeng Hatta Rajasa untuk menjadi wakilnya dalam ajang pilpres kali ini. Partai Golkar yang akan mengusung pengusaha Abu Rizal Bakrie untuk menjadi presiden ternyata merapat ke poros Prabowo-Hatta, sedangkan partai Demokrat bersikap diam menunggu wangsit. Tidak ada calon alternative menjadikan pemilihan umum presiden 2014 sebuah ajang yang kurang menarik (setidaknya bagi saya).

Pemilihan umum presiden 2014 juga menunjukkan hal yang positif bagi umat Islam di Indonesia. Partai politik Islam dan juga ormas Islam dapat satu suara dalam mendukung calon presiden dan calon wakil presiden di pemilihan umum presiden 2014. Koalisi partai dan ormas Islam muncul setelah pengumuman hasil quick count lembaga survey yang menunjukkan kemampuan umat melalui partai politik untuk mengajukan calon presiden dan calon wakil presiden sendiri. Hanya saja cita-cita yang ada harus kandas dikarenakan PKB (dengan konstituennya mayoritas dari Nahdhatul Ulama) secara terbuka yang memilih untuk bergabung dengan PDI-P untuk menjadikan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo orang nomor satu di Indonesia. Padahal sebelumnya Partai Kebangkitan Bangsa (disingkat PKB) mengajukan kepada konsituennya pemilihan umum presiden 2014 calon presiden yang berasal dari kalangan sendiri yaitu Mahfud MD.




Dua kelompok yang ingin memenangkan calon presiden dan calon wakil presidennya dalam pemilihan umum presiden 2014 sudah mulai saling serang baik secara positif maupun negatif. Joko Widodo diserang oleh kubu lawan karena begitu misterius sosok beliau. Dari tuduhan menjual agama tertentu demi kekuasaan, hingga menjadi pion partai dan agen konglomerat besar di Indonesia disematkan kepada beliau. Prabowo Subianto sendiri bukan tanpa celah. Isu kewarganegaraan ganda, alasan pemecatan beliau di TNI, hingga disebut-sebut sebagai dalang kerusuhan Mei 1998 diarahkan kepada beliau. Presiden SBY sendiri akhirnya turun tangan menengahi isu yang mengarah kepada kampanye negatif oleh pendukung kedua calon. Dalam siaran persnya SBY berpesan agar kampanye di pemilihan umum presiden 2014 agar santun dan menghindari black campain terhadap salah satu calon.
pemilihan umum presiden 2014
The Campaign (2012) - Movie
Fenomena pertarungan pemilihan umum presiden 2014 mengingatkan saya pada sebuah film komedi berjudul The Campaign. Di dalam film tersebut terlihat bahwa dua kandidat yang berambisi menjadi senator dari distrik ke 14 saling berebut perhatian di masyarakat agar lolos menjadi senator. Saking bernafsunya dua kandidat tersebut bahkan harus melakukan black campaign kepada lawannya agar masyarakat dapat dipengaruhi.

Tidak hanya soal visi dan misi yang disampaikan dua kandidat tersebut pada calon pemilihnya. Beragam isu yang bersifat pribadi diangkat agar lawannya jatuh. Mulai dari keyakinan, ras, hingga keluarga selalu dibenturkan, dan di dalam film diangkat keanehan fenomena semakin tidak bermoral kampanye tersebut pihak yang melontarkan isu akan mendapatkan hasil survey yang tinggi.

Saya jadi bertanya-tanya apakah kisah dalam film the campaign kemudian hadir dalam pemilihan umum presiden 2014 di Indonesia? Dan jawabannya sangat menyesal harus saya katakan iya. Kampanye yang dilakukan di media sosial tidak lagi soal visi dan misi kandidat untuk membuat negara ini lebih bermartabat tetapi jauh dari itu.

Beberapa status di facebook milik teman saya menyatakan keprihatinan dan kemuakan mereka pada fenomena black campain di pemilihan umum presiden 2014 kali ini. Bahkan beberapa pertemanan pun harus putus karena saling menyerang satu sama lain untuk membela jagoannya dalam pemilihan umum presiden 2014. 

Kesimpulan

Masyarakat Indonesia mempunyai harapan besar dalam pemilihan umum presiden 2014. Semoga siapapun pemimpin bangsa ini nantinya dapat lebih bijak dalam berpihak dan membawa kesejahteraan dan keadilan bagi bangsa yang majemuk di Republik Indonesia ini.

Comments

Artikel Viral

Kuliah Itu Berapa Tahun Sih? Ini Jawabannya

Saya sering mendapat pertanyaan dari pengunjung blog

"kak, kuliah itu berapa tahun?" atau

"om, Kuliah S1 sampai berapa semester?" atau

"bang, semester kuliah ada berapa?"

Saya sangat senang mendapatkan pertanyaan-pertanyaan diatas.

Artinya kamu yang saat ini baru mulai kuliah, sudah mempersiapkan masa depan kamu dengan tidak ingin berlama-lama di kampus.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pembaca pencaricerah.com diatas saya sedikit mengalami kesulitan.

Apa itu?

Soalnya saran yang saya berikan di tulisan kuliah itu berapa tahun? berbeda sedikit dengan pengalaman.

Jangan lewatin 7 Cara Berpakaian Untuk Mahasiswa Baru

Namun saya berharap kamu bisa belajar dari pengalaman saya yang tidak sesempurna tulisan ini.

Mungkin yang bertanya sedang menghitung berapa biaya yang harus dikeluarkan saat kuliah atau mungkin juga sedang merencanakan apa yang bisa ia lakukan disela-sela perkuliahan.

Berdasarkan pertanyaan yang beberapa kali muncul di kolom komentar beberapa post…

TEMPAT MAGANG SASTRA INGGRIS PALING IDEAL, NO 1 PALING FAVORIT

Tempat magang sastra inggris? Emang ada? Itu pertanyaan saya yang muncul ketika membaca tulisan dari blogger Ran-Chan no Hibi. Sebagai alumni sastra inggris saya sama sekali baru tahu kalau ternyata ada tempat magang bagi mahasiswa sastra inggris. Seandainya informasi ini saya dapatkan ketika kuliah tentu jalan hidup saya berbeda.
Karena itu saya ingin membagikan informasi yang cukup penting bagi kamu, mahasiswa sastra inggris, yaitu tempat magang sastra inggris.
Magang itu apa sih? Magang adalah sebuah kesempatan untuk mengintegrasikan pengalaman yang berhubungan dengan karir ke dalam pendidikan sarjana dengan berpartisipasi dalam pekerjaan yang terencana dan diawasi. (https://ekoyanto.files.wordpress.com/2011/11/apakah-magang-itu1.pps)
Dari pengertian diatas maka anda akan melihat ada perbedaan antara magang dan kerja sambilan. Walaupun sama-sama diawasi dan pekerjaan yang dilakukan terencana, perbedaan magang dan kerja sambilan terdapat dalam hubungannya dengan pendidikan sarjana.

Mengatasi Sitemap Error Pada Google Search Console

Mengatasi sitemap error pada google search console - Sitemap artinya secara harafiah adalah peta situs. Kegunaannya seperti peta yang kita kenal selama ini yaitu memberikan gambaran kepada PENGUNJUNG tentang area (baca:konten) yang sedang disinggahinya saat ini di situs/blog yang dikunjungi.

Situs yang mempunyai sitemap yang bagus dan terperinci akan menjadi primadona bagi mesin pencari seperti google. Tapi kenapa saat submit url di google webmaster malah muncul error peta situs anda terlihat seperti laman html. pakai format peta situs resmi? 

Bagaimana cara mengatasi sitemap error tersebut di Google Search Console?

Mari kita pelajari sama-sama.