Gerakan #indonesiamengaji dengan One Day One Juz

"Anda sudah pernah dengar one day one juz? Apakah anda sudah mendaftar di onedayonejuz.org?"

"Apa itu one day one juz?"One day one juz yang saya ketahui adalah sebuah kegiatan ramadhan para aktivis Islam baik politik maupun non politik yang biasanya terjadi di bulan Ramadhan. Dalam sehari setiap individu berusaha untuk membaca Al Quran minimal 1 juz. Namun kini kegiatan ini meluas dengan tidak hanya ditemui di bulan suci Ramadhan saja, one day one juz telah menjadi sebuah gerakan kebangkitan umat Islam.

Ceritanya berawal dari beberapa orang aktivis yang prihatin dengan kurangnya intensitas umat Islam dengan kitab sucinya sendiri. Dengan mengumpulkan beberapa orang aktivis yang mempunyai keprihatinan yang sama gerakan ini kemudian bermula. Dari hanya 5 orang sekarang tercatat sekitar kurang lebih 200 ribu orang yang telah terdaftar dan ber-azzam untuk istiqamah membaca 1 juz Al Quran setiap hari.

Saya mengikuti kegiatan ini baru satu bulan, dan alhamdulillah berkat semangat dari masing-masing anggota saya tetap bertahan dan tetap mengusahakan menyelesaikan hidangan terlezat se-alam semesta secara konsisten. Di sela-sela pekerjaan rutin yang membosankan mencicipi beberapa lembar ayat-ayat Al Quran membuat hati lebih tenang dan lebih nyaman. Setiap member One Day One Juz merasakan hal ini.

Ada banyak kisah-kisah heroik dan romantis ketika seorang anggota One Day One Juz menyelesaikan hidangannya. Seorang ikhwah yang sedang dalam perjalanan pulang dari kantor sengaja rehat sejenak di pinggir jalan untuk menyelesaikan santapan rohaninya. Seorang yang bekerja dikantor memilih waktu istirahat makan siang untuk menyantap ayat-ayat cinta dari Kekasihnya. Ada yang mengkhususkan waktu beberapa menit untuk membaca Al Quran di sudut yang tidak terlihat dari keramaian.

Sebagai seorang pekerja yang diamanahi sebagai marketing asuransi, saya juga merasakan perbedaan dan betapa mudahnya mendapatkan "customer" One Day One Juz (ODOJ). Ketika saya menawarkan produk asuransi orang-orang dengan seketika menolak, ketika saya hanya bercerita kegiatan saya dan teman-teman di kelompok ODOJ 137 dua orang kenalan saya langsung mengajukan diri untuk ikut. Mungkin karena ODOJ gratis alias tidak bayar kali ya hehehe..

Saya yakin gerakan #indonesiamengaji yang saat ini digagas komunitas onedayonejuz.org akan berhasil dengan izin Allah. Untuk memurnikan gerakan #indonesiamengaji, para odoj-er diikat dengan tidak boleh membahas politik, atau pertentangan fikrah. Dua hal kecil ini merupakan pemicu konflik antar kelompok Islam di tanah air ini. Kadang salah satu fikrah merasa dijalan yang paling benar diantara fikrah yang lain. Insya Allah gerakan One Day One Juz atau #indonesiamengaji diberikan keberkahan hingga menyatukan umat Islam yang dicerai berai dan mengangkat kembali izzah Islam di muka bumi.