Skip to main content

Dapat Restu DPR, Pemerintah Malah Tunda Kenaikan Harga BBM

Seperti yang ditulis republika
http://republika.co.id/ekonomi/ritel/13/06/18/mokn06-dapat-restu-dpr-pemerintah-malah-tunda-kenaikan-harga-bbm

Pemerintah menunda pengumuman kenaikan bbm dengan alasan program kompensasi dari naiknya harga bbm belum siap. Saya jadi heran, kalau pemerintah sudah siap dengan kebijakan pengurangan subsidi harusnya apa programnya juga sudah siap. Karena isunya sudah jauh² hari dilempar ke ranah publik lalu iklannya getol disampaikan ke masyarakat melalui media sosial, elektronik,spanduk dan media lainnya.
Apa pemerintah mulai ketakutan akan keputusannya sendiri? Segala keputusan yang diambil pasti ada konsekuensinya.
Lalu sampai kapan pemerintah menunda pengumuman kenaikan harga premium dan solar? Semakin ditunda semakin banyak pengusaha nakal yang mengambil kesempatan untuk menimbun dan mempermainkan harga. Secara sudah rahasia umum praktek penyelundupan bbm dan penimbunannya marak di negeri ini.
Partai koalisi minus PKS telah menerima keputusan politik adanya kenaikan harga bbm bersubsidi secara politik seharusnya pemerintah tidak punya alasan untuk menunda. Belum diumumkan saja harga barang² kebutuhan pokok naik bagaimana kalau terjadi penundaan?
Saya tidak tahu apakah harus senang atau malah geram dengan pemberitaan dari pemerintah terkait penundaan pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi ini.

Comments