kampanye damai pemilu 2009

Pemilu di indonesia sebentar lagi. Dalam sebuah kalender yang diberikan oleh seorang calon legislatif Irman Gusman (bener gak sehh namanya??) tanggal 9 April 2009 adalah tahap awal pemilu yaitu pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah. Pesta lima tahunan ini akan kembali membuat sudut-sudut kota hingga desa-desa terpencil dipenuhi pamflet-pamflet kampanye peserta pemilu 2009.

Di media-media pun telah mulai bertaburan iklan-iklan promosi dan pengenalan calon legislatif dan partai politik. Partai Gerindra, sebuah partai baru di Indonesia saya catat sebagai partai yang paling aktif dalam berpromosi di media elektronik. Apakah hal tersebut bisa disebut dengan kampanye? Lalu apa beda kampanye dan promosi? Entahlah saya menjadi bingung.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) beberapa waktu lalu hangat dibicarakan oleh para media. Oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PKS (Partai Kampanye Selalu; selorohan teman di kampus) dinilai melanggar jadwal pemilu yang telah diagendakan oleh karena kegiatan demonstrasi yang mendukung palestina oleh PKS dinilai sebagai sebuah kampanye terselubung.
PKS membantah hal tersebut, bahkan mengajak partai-partai lain yang mempunyai niat yang sama dengan mereka (mendukung pembebasan palestina) untuk turun ke jalan berdemonstrasi dengan mereka.
Bagi beberapa pendukung PKS, tindakan BAWASLU mereka menganggap tindakan Bawaslu terlalu mengada-ada.
Pemilu adalah pesta bagi negara yang berdemokrasi. Pesta yang seharusnya memberikan kenangan yang indah bagi setiap pesertanya. Akan tetapi di sebuah pesta pun sering terjadi kekisruhan. Hal ini terjadi karena para peserta terlalu egoistis dan melupakan tujuan awal dari pesta tersebut.
Menjelang pemilu telah terlihat gontok-gontokan tersebut. Ada yang terjadi pada internal partai. Ada pula yang terjadi antar partai. Iklim perpecahan sering terjadi sebelum dan sesudah pemilu. Ada yang kurang puas dengan keputusan partai, ada yang merasa dijegal, dan lain-lain.
Akankah kedamaian akan didapat? Jika didalam partai sendiri antar kader, antar pengurus partai terjadi perselisihan tentu pemilu damai yang kita harapkan tentu tidak akan terjadi. Itu dalam hal internal partai.
Jika kita lihat persaingan partai-partai peserta pemilu 2009 dalam mendapatkan dukungan rakyat, maka kita lebih di pertunjukkan lagi dengan api yang bersembunyi di balik sekam. Di luar terlihat antar aktor politik negeri yang tersenyum, bersalaman dan berangkulan.
Tapi di luar para aktor saling menjatuhkan, saling jegal. Serangan Fajar dan pembunuhan karakter dan lain-lain sering menjadi permasalahan yang harus dihadapi di akar rumput (rakyat awam).

tulisan yang mungkin terkait


kompetisi popularitas website peserta pemilu 2009
pemilu damai hanya impian?
logo partai peserta pemilu 2009
macam-macam cara caleg berkampanye
damailah indonesiaku dalam berkampanye
kampanye damai pemilu 2009(2)
kampanye damai pemilu 2009
kampanye damai pemilu 2009