Arsenal memback up Zionis Israel

Siapa yang tidak mengenal Arsenal FC? Saya yakin para gibol (penggila bola) tanah air pasti mengenalnya atau bahkan menjadi fans klub tersebut. Akan tetapi betapa terkejutnya saya bahwa inminds.co.uk memasukkan klub ini dalam daftar boikot. Klub raksasa liga Inggris ini dimasukkan dalam daftar boikot oleh inminds.co.uk dikarenakan Arsenal menandatangani perjanjian sponsorship (26th February) dengan Zionis Pembantai Israel untuk mempromosikan negara tersebut sebagai negara tujuan parawisata.

Anak-anak palestina sendiri tidak dapat dengan tenang dan riang dalam bermain sepak bola di tanahnya sendiri. Mereka tidak pernah lepas dari bidikan sniper Israel yang haus dengan darah.

Kenapa Arsenal?


Sebelumnya Israel telah lebih dulu mendekati dua klub raksasa Italia, Juventus dan A.C. Milan, akan tetapi kedua klub tersebut menolak menjadi "duta" parawisata Israel.  Kegagalan Israel menggaet Juventus dikarenakan Tamoil, sponsor Juventus, menolak kerja sama kementrian parawisata Israel dengan Juventus. Sedangkan alasan penolakan A.C.Milan tidak disebutkan dalam artikel inminds.co.uk tersebut.

Setelah penolakan dua klub raksasa Eropa tersebut Israel kemudian melirik klub-klub liga Inggris. Chelsea tidak didekati karena isu anti semitisme dalam masa pimpinan Roman Abramovisch. Bergabung dengan Manchester United dapat menimbulkan antagonisme (ya iya lah kan semboyan para peserta liga Inggris anything but United hehehe...ketauan fans siapa). Totenham yang mempunyai hubungan ke-yahudian bukanlah klub besar. Lalu Arsenal menjadi sang penolong.

Sepak bola adalah sebuah industri di Eropa. Dalam sebuah pertandingan saja orang yang datang menonton ke stadium dapat berkisar 1000-2000 penonton. Belum lagi dengan pertandingan yang disiarkan secara live maupun off air yang ditonton ratusan juta pecinta bola. Dengan menjadikan Arsenal sebagai partner dalam mempromosikan Israel tentu akan banyak turis atau wisatawan yang datang ke Israel.

Arsenal dimiliki oleh perusahaan raksasa Emirates Airways, yang berdomisili di  Uni Emirat Arab. Pertanyaannya kenapa perusahaan ini tidak melakukan hal yang sama seperti Tamoil? Entahlah.

Saya hanya berharap bahwa Arsenal menyadari kesalah kerja sama mereka dengan Israel. Dan dunia bersatu untuk memblokade Israel seperti mereka memblokade dan merampas keceriaan rakyat palestina untuk bermain bola.