Perusahaan Internet Blokir Situs Pornografi Anak

Perusahaan Verizon, Sprint dan Time Warner Cable sepakat memblokir seluruh situs di seluruh negara bagian Amerika Serikat (AS) yang menayangkan pornografi anak-anak



Hidayatullah.com--Jaksa Agung New York telah mengumumkan, bahwa Verizon, Sprint dan Time Warner Cable telah sepakat untuk tidak memasang banner-banner iklan internet dan memblokir seluruh situs di seluruh negara bagian Amerika Serikat (AS) yang menayangkan pornografi anak-anak.


Penyedia Jasa Layanan Internet (Internet Service Provider - ISP) juga menyetujui Jaksa Agung New York, Andrew Cuomo untuk memberikan sumbangan lebih dari US $1,1 juta untuk membantu negara memerangi penyebaran pornografi anak.


Perusahaan juga sudah menyetujui untuk memblokir akses ke grup media yang memperdagangkan gambar-gambar seperti itu pada salah satu situs online tertua yang terkemuka, Usenet, yang selama ini dikenal sebagai situs pornografi anak terbesar.


Persetujuan-persetujuan ini tidak hanya mempengaruhi para pemakai yang ada di New York saja, tetapi juga di seluruh negeri.


"Penyebaran pornografi anak yang sangat mudah lewat Internet itu sangat mengerikan dan harus segera dihentikan," pernyataan ini diungkapkan oleh Cuomo.


"Kami akan segera menyelesaikan permasalahan ini dengan cara bekerja sama dengan jasa pelayanan internet serta memastikan mereka untuk tidak berperan utama dalam bisnis yang tidak bermoral ini."


Kantornya juga menyatakan bahwa penyamaran penyelidikannya berhasil membongkar suatu sumber utama dari pornografi anak on-line yang dikenal sebagai "Grup media", yaitu suatu jasa layanan online yang bukan seperti situs-situs umum.


Para pemakai dapat menggunakan Grup Media ini sebagai papan-papan reklame online di mana pema-kai dapat meng-upload (mengirimkan) dan mendownload (mengambil) file-file porno. Penyelidikannya berhasil membongkar 88 Grup Media yang memuat total 11.390 foto-foto porno anak-anak di bawah umur.


Pada awalnya ISP mengabaikan pengaduan-pengaduan dari para penyelidik, namun akhirnya Kantor Jaksa Agung mengajukan tuntutan atas pelanggaran pornografi dan praktek-praktek bisnis porno dan akhirnya perusahaan menyetujui untuk bekerja sama dan akan mulai mengadakan perundingan dalam minggu-minggu ini. [epoch/rtr/www.hidayatullah.com]